Bikin Geram, Sopir Angkot Malah Tabrak Polisi saat Diminta Menepi

327
Bikin Geram, Sopir Angkot Malah Tabrak Polisi saat Diminta Menepi
sopir ugal ugalan Probolinggo yang membikin geram ft istw
PROBOLINGGO, banten.indeksnews.com – Bikin geram, setiap pengendara kendaraan bermotor wajib untuk mentaati segala peraturan lalu lintas. Jika melanggar dan diminta berhenti oleh polisi, maka sepatutnya menepi di pinggir jalan.

Hanya saja hal berbeda justru yang dilakukan oleh sopir angkot bikin geram dalam video unggahan akun Instagram @agoezbandz4 pada Selasa (2/2). Sopir angkot malah menabrak polisi yang sedang mengendarai motor.

Berdasarkan video tersebut, awalnya ada anggota polisi yang tengah mengendarai sepeda motor. Tampaknya polisi tersebut sedang mengejar angkot yang ada di depannya walau di stop tetap melaju kencang bikin geram semua yang menyaksikan video viral itu.

Ketika arus lalu lintas dari arah berlawanan sepi, polisi tersebut kemudian memacu motornya lebih cepat agar sejajar dengan sopir angkot. Setelah itu, polisi meminta sang sopir angkot untuk menepikan mobilnya dengan isyarat tangan.

Hanya saja si sopir angkot tak mau menepi. Ia terus memacu mobilnya dan anggota polisi tadi terus mengikuti di sampingnya.

Tiba-tiba sopir angkot malah membanting kemudinya ke kanan dan mobilnya menabrak polisi. Alhasil polisi tadi tersungkur ke aspal. Sedankan sopir angkot terus memacu mobilnya tanpa memerdulikan polisi.

Sontak saja video yang telah ditonton sebanyak 3.415 kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang mengecam.

“Lgsg bintang 5 lur supirnya,” tulis @rizky.h05″Mengatasi Masalah dengan Masalah,” komentar @mkhairiar”Ya allah kasian polisinya,” jelas @mluthfifzi

“Astaghfirullaah, semoga bapak polisinya nggak kenapa2 gus @agoez_bandz4 @divisihumaspolri,” tulis @candro_”Ini supir melawan petugas dan perencanaan pembunuhan, pasal berlapis,” komentar @aditya_konevi49.

Kejadian sebuah angkot ugal-ugalan di Kabupaten Probolinggo dan sengaja menyenggol polisi saat diminta berhenti. Kini sopir angkot tersebut sudah ditangkap.
“Sudah kita amankan sopir dan mobil MPU bernopol N 7663 UR plat kuning.

BACA JUGA:  Polresta Bogor Kota Vaksinasi Ojol di Gedung DPRD

Yang sengaja menyerempet petugas brigade mobil Satlantas Polres Probolinggo bernama Aipda Ivan Setiarso, yang saat ini terluka di bagian kaki dan tangannya, akibat ulah sopir tidak terpuji, mau dikasih masker malah kabur dan membuat luka petugas,” ujar Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Sigit Raharjo saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/2/2021).

Sopir angkot ugal-ugalan itu yakni Ahmad Antoni (27), warga Dusun Krajan, Desa Sumber Poh, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Ia ditangkap di rumah pamannya, Desa/Kecamatan Banyuanyar.

Ahmad ditangkap petugas saat hendak melarikan diri. Kemudian angkot yang disembunyikan di terminal truk di Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo juga langsung diamankan ke Mako Polres Probolinggo Kota.

Saat ini sopir tersebut masih dalam pemeriksaan penyidik unit 2, Satreskrim Polres Probolinggo Kota, untuk proses hukum lebih lanjut. Sebab, aksi penyenggolan polisi itu terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

“Perbuatan yang dilakukan pelaku disengaja dan saat diberhentikan mau diberi masker saat razia yustisi di depan Polsek Dringu malah perintahnya tidak diindahkan. Karena mobil memakai kaca film gelap, petugas curiga dan langsung mengejar. Alhamdulillah kita tangkap sopirnya beserta mobil yang dikendarai dibuat senggol petugas dan viral,” imbuh AKP Sigit.

Peristiwa itu terjadi di Jalan KH Hasan Genggong, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Video angkot ugal-ugalan viral di media sosial.

Angkutan umum tersebut bernopol N 7663 UR. Kejadian berawal saat tim gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo menggelar razia yustisi protokol kesehatan di jalur pantura Kecamatan Dringu.

Sopir angkot itu diketahui tidak memakai masker. Namun saat akan diberi masker oleh petugas, ia malah kabur sampai tangan petugas terbentur bodi mobil. Petugas langsung mengejarnya. Namun petugas Satlantas Polres Probolinggo itu disenggol hingga terjatuh.

BACA JUGA:  MAKI Temukan Dugaan Pemotongan Insentif Nakes COVID-19 di Salah Satu RS di Serang
Artikel sebelumyaBio Farma: Mulai Diproduksi 13 Februari, 11 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Tiba di Tanah Air
Artikel berikutnyaAhmad Yahya: Kepemimpinan AHY cacat Hukum, Dalam Pengangkatan Tidak Berdasarkan AD/ART