Warga Desa Mandrajaya Siap Datangi Kejari Cibadak Bergantian, Stop Praktek Korupsi Oknum Kades

272
Desa
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com_ Warga Desa Mandrajaya Gruduk Kejari Cibadak .Kisruh dugaan penyelewengan anggaran dana desa yang dilakukan oknum Kelapa Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berakhir pelaporan oleh warga yang didampingi LSM GAPURA RI ke Kejaksaan Negri (Kejari) Cibadak, pekan lalu.

Tak ingin kecolongan, warga Desa Mandrajaya kembali didampingi Ketua LSM GAPURA RI Hakim Adonara, menadatangani Kantor Kejari Cibadak, untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diduga dilakukan oknum Kades Mandrajaya berinisial AAH, Kamis 4 Februari 2021.

“Hari ini kami atas nama warga Desa Mandrajaya, datangi Kejari Cibadak untuk mempertanyakan perkembangan kasus dugaan Tipikor kades Mandrajaya yang kami laporkan pekan lalu, kita akan kawal hingga kasus ini bisa diproses secara aturan yang berlaku,'” kata Dasep (43) kepada awak media.

Foto : Warga Desa Mandrajaya, Kecamatan Cisemas, datangi Kejari Cibadak, Kabupaten Sukabumi.Desa

Dugaan korupsi Kepala Desa Mandrajaya, AAH, di Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu oleh LSM GAPURA RI, kini perwakilan warga Desa Mandrajaya mulai berdatangan ke Kejari Cibadak mempertanyakan tindaklanjut penanganan perkara tersebut.

“kami masyarakat biasa, dari Desa Mandrajaya akan terus datang bergantian di Kejaksaan,” tegasnya.

Menurut Dasep, jarak tempuh 3 jam dari Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas ke Kejaksaan Negeri Cibadak sejauh 89 KM tidak akan melunturkan semangat warga pelapor.

“Kaum ibu-ibunya juga sudah siap, kami akan terus datang bergantian mempertanyakan penanganan perkara di Kejari Cibadak walaupun resikonya harus udunan (patungan, red) dari Mandrajaya ke Karangtengah,” katanya.

Hal senada dikatakan Dudin (55) karena mentaati protokoler kesehatan harus jaga jarak, maka warga akan datang bergantian setiap minggunya cukup perwakilan saja dari Desa Mandrajaya secara bergilir.

“Setiap minggu kami akan bergulir ke Kejaksaan Negeri Cibadak, Sukabumi” ujar Dudin.

Desa
Foto Dokumentasi.

Berdasarkan pantauan media, kehadiran warga Desa Mandrajaya untuk mempertanyakan tindaklanjut perkara laporan dugaan korupsi di Kejaksaan Negeri Cibadak, Sukabumi bernomor Surat Lapdu: 083/ LSM/ DPP-GPR/ RI/ 01/ 021 pada 20 Januari 2021 itu turut didampingi beberapa anggota LSM GAPURA RI.

Sementara itu menurut Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Cibadak, Andreas Tarigan,SH menyebutkan pihaknya terbuka dan menerima warga apa adanya.

“apalagi ke datangan warga didampingi oleh rekan-rekan dari lembaga sipil mitra kerja, ini hanya menunggu prosedural Lapdu sesuai PTSP saja, pasti ditindaklanjuti dengan memanggil pelapor dan saksi terlebihdahulu” tegas Andreas.

Artikel sebelumyaGubernur Banten Wahidin Halim: Stadion Banten akan selesai pada Desember 2021
Artikel berikutnyaNSI Nawacita sosial Inisiatif : Rezeki dan takdir adalah di tangan Tuhan.