Anggota FPI Dicokok Densus, Ade Armando: Layak Disebut Organisasi Teroris

149
Anggota FPI Dicokok Densus, Ade Armando: Layak Disebut Organisasi Teroris
ADE ARMANDO FT ISTW
JAKARTA, banten.indeksnews.com –Anggota FPI dicokok Densus. Soal terduga teroris yang ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan yang ternyata adalah anggota FPI menuai tanggapan berbagai pihak, salah satunya Ade Armando. Ia menyebut bahwa FPI layak disebut sebagai organisasi teroris.

Hal itu disampaikan Ade melalui sebuah cuitan di akun Twitternya pada Kamis (4/2/2021). Dalam unggahan itu, Ia juga menunjukkan kutipan pernyataan salah satu anggota FPI dicokok Densus yang mengaku berbaiat kepada ISIS.

Menurut Ade, organisasi yang percaya pada penerapan aksi teror layak disebut sebagai organisasi teroris. “FPI memang bukan ISIS. Tapi sebagai organisasi yang percaya pada penerapan aksi teror untuk menyerang lawan, mereka layak disebut sebagai organisasi teroris,” tulis Ade Armando dalam menanggapi Anggota FPI dicokok Densus.

Dalam unggahannya, Ade Armando juga mengutip pernyataan anggota FPI yang ditangkap atas dugaan terorisme. Anggota FPI itu menyebut dirinya berbaiat ke Daulatul Islam.

“Adapun saya ditahan atau ditangkap karena saya berbaiat kepada Daulatul Islam yang memimpin Daulatul Islam yaitu Abu Bakr Al-Baghdadi saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015,” ujar salah satu anggota FPI terduga teroris dalam sebuah video.

“Saya berbaiat saat itu bersama dengan 100 orang simpatisan dan laskar FPI. Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat saat itu, Ustaz Fauzan dan Ustaz Basri yang memimpin baiat pada saat itu,” imbuhnya.

Cuitan itu pun mendapat respon dari para warganet. Beberapa dari mereka mendukung pernyataan Ade Armando, namun ada juga yang tak sepakat dengan pernyataan itu.

“Setuju bang, nggak hanya Indonesia sekelas Kanada dan Amerika pun punya model yang sama.. dan apa yang dilakukan pemerintah mereka juga serupa dinyatakan sebagai kelompok terorisme dan juga bekukan aset, penangkapan dan sebagainya,” tulis warganet dengan akun @Tatekrni**.

BACA JUGA:  PPDB di Kabupaten Tangerang masih dilakukan secara offline

“Emang semua paham kaya gitu bos??? Itu oknum pakde,” tulis warganet dengan akun @Defta0113**.