Survei LSI: Mayoritas Pelaku Usaha Menilai Korupsi Meningkat

127
Survei LSI: Mayoritas Pelaku Usaha Menilai Korupsi Meningkat
Survei LSI: Mayoritas Pelaku Usaha Menilai Korupsi Meningkat
JAKARTA,banten.indeksnews.com – Survei LSI Lembaga Survei Indonesia mencatat 58,3 persen pelaku usaha menilai praktik korupsi di Indonesia mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

Hal ini disampaikan dalam rilis Lembaga Survei Indonesia terkait survei LSI pada para pelaku usaha pada 17 Desember 2020 – 7 Januari 2021 dan kalangan pemuka opini pada 20 Desember 2020 – 25 Januari 2021.

“Temuan menilai korupsi lebih meningkat, dibanding yang menilai menurun, ini memiliki kesamaan dengan penilaian yang diberikan masyarakat umum dalam survei LSI pada November – awal Desember 2020 (46 persen) dan Desember 2020 (56 persen),” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam konferensi pers daring, Minggu (7/2/2021).

Dia menyatakan fenomena korupsi masih dinilai sebagai hal yang terus mewarnai semua kalangan masyarakat.

Berdasarkan penilaian masyarakat umum, 56 persen praktik korupsi di Indonesia meningkat dalam survei yang dilakukan Desember 2020.

Djayadi menyebutkan dalam survei 25,2 persen pelaku usaha menilai praktik korupsi tidak mengalami perubahan. Sementara itu, hanya 8,5 persen menilai praktik korupsi mengalami penurunan.

Dalam survei pelaku usaha ini, LSI menyebut populasi survei adalah seluruh pelaku usaha di Indonesia berdasarkan hasil Sensus Ekonomi BPS 2016.

Sampel basis sebanyak 800 perusahaan dipilih secara acak (stratified random sampling) dari populasi tersebut dengan jumlah proporsional menurut wilayah dan skala usaha.

Untuk kebutuhan analisis, dilakukan penambahan sampel sebanyak 200 responden pada subpopulasi skala usaha-menengah-besar (UMB) sehingga total sampel menjadi 1.000 responden.

Responden adalah salah seorang pemilik atau pelaksana manajemen usaha di perusahaan terpilih. Responden terpilih diwawancara lewat telepon.

BACA JUGA:  Saudi Arabia Hanya Membuka Haji 2021 Dengan 60 Ribu Kuota Untuk Penduduk Saudi Dan Ekspatriat