Mayat Pria Berbaju Pokja Wartawan Harian Kab Tangerang, Ditemukan Mengambang di Sungai

mayat
Foto Ilustrasi.
PANDEGLANG,banten.indeksnews.com_ Mayat tanpa identitas berkelamin pria gegerkan warga Kampung Pamunuhan, Desa Cikuya Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (10/02/21).

Informasi yang himpunan, mayaditemukan mengambang di sungai Cikuya sekitar pukul 16.30 WIB, Dengan ciri-ciri memakai kaos hitam bertuliskan Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang, dengan celana Levi’s dan sabuk.

Polisi menemukan barang bukti lain pada mayat tanpa identitas tersebut yang menghebohkan warga Kampung Pamunuhan, Desa Cikuya, diantranya uang sebesar Rp10 ribu, telpon seluler merk Samsung Duos yang tersimpan di dalam saku celana korban.

“Berdasarkan informasi warga adanya penemuan mayat tanpa identitas, kami langsung bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP). Untuk identitas korban sedang kami usahakan, karena ada gangguan jaringan sehingga alat kami tidak berfungsi maksimal,” ucap Bayu Anggota Tim Inafis Polres Pandeglang, kepada awak media.

iklan dprd 681x342 1

Bayu menjelaskan, kondisi mayat tanpa identitas tersebut sudah mulai membusuk, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 3 hingga 5 hari yang lalu. Ditemukan luka sayatan pada leher korban, akan tetapi pihaknya masih belum bisa memastikan apakah mayat tersebut korban pembunuhan atau bukan.

“Untuk luka seperti disayat dibagian leher, kami belum bisa paastikan apakah luka sayat atau terkena benda di air saat korban terbawa arus,” jelas Bayu.

Dikomfirmasi terpisah, Kapolsek Pagelaran, AKP Subagiyono membenarkan kejadian penemuan mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahunan, saat ditemukan jasad pria tersebut dalam posisi terlentang dan tersangkut pelapah pisang.

“Iya betul informasi dari masyarakat sekitar yang melihat tadi di jembatan gantung Kampung Cikuya, Desa Cikuya, Kabupaten Pandeglang itu melihat ada mayat yang mengambang,” kata AKP Subagiyono.

Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad pria itu.

“Kondisi mayat sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sudah kita bawa ke RSUD Pandeglang,” tegasnya.

Menurutnya, pada saat itu korban langsung dievakuasi oleh warga dan tim, lantaran posisi korban yang semakin terbawa arus menuju laut lepas.

“Kita masih belum mengetahui lebih dalam (terkait identitas) karena setelah kita evakuasi untuk dilakukan otopsi,” tegas dia.**

Cipali

-
Artikel sebelumyaNSI Nawacita sosial Inisiatif : Bedah Buku Supremacy kapital
Artikel berikutnyaPLN pulihkan listrik di empat kota terdampak cuaca ekstrim di Jabar