KPK Sita Aset Eddy Prabowo di Sukabumi, Diduga Hasil Suap Izin Ekspor Benih Lobster

SUKABUMI,banten.indeksnews.com_Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset milik Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) non-aktif Edhy Prabowo di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Kamis (18/02/21) malam.

Informasi yang dihimpun, Aset yang dinyatakan disita tim penyidik KPK tersebut, berupa tanah seluas dua hektare dan bangunan vila yang tepatnya berlokasi di Kampung Sindanglengo RT 03/ 02, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

Dengan pengawalan tim kepolisian dan pemerintah daerah setempat, Tim penyidik KPK tiba di lokasi tempat dimana Aset mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, sekira pukul 18.40 WIB.

Ada tiga anggota tim penyidik KPK dengan mengenakan rompi lengkap bertuliskan Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan cepat langsung memasang plang bertuliskan ‘Tanah dan Bangunan Ini Telah Disita KPK’.

KPK
Foto : Suasana saat tim penyidik KPK melakukan penyegelan/penyitaan, salah satu aset Eddy Prabowo di Sukabumi.

Hal tersebut, bagian dari Inventarisir Properti atau Penggeledahan sekaligus penyitaan Aset yang dilakukan KPK terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur dalam perkara yang menjerat Edhy Prabowo.

“Ya, menurut informasi, malam tadi adanya laporan kepada desa, adanya eksekusi dan penyitaan lahan milik Sugianto. Konon, ini merupakan salah satu aset milik Pak Menteri Edhy Prabowo,” ujar Kades Cijengkol, Haer Suhermansyah saat dikonfirmasi.

Menurut Haer, kehadiran dirinya dilokasi penyataan aset, hanya membantu dalam upaya pendalaman KPK. Adapun luas lahan sesuai Surat Hak Milik (SHM) ini yakni mencapai dua hektare.

“Ya hanya membantu tugas KPK sebagai kepada desa setempat. SHM kurang lebih luasnya dua hektare dan baru di pindah tangan sekira bulan Juli 2020,” singkatnya.**

iklan dprd 681x342 1

-
Artikel sebelumyaBAZNAS : Bantuan Sukabumi Peduli Bantu Korban Terdampak Bencana Pergerakan Tanah Nyalindung Sukabumi
Artikel berikutnyaMasyarakat Mekarjaya Sukabumi Sumringah, Ahirnya Jembatan Gantung Dibangun Baznas