Polda Metro Jaya Tangkap Dalang-Figur Mafia Tanah Penjarah Rumah Ibunda Dino Patti

60
Polda Metro Jaya Tangkap Dalang-Figur Mafia Tanah Penjarah Rumah Ibunda Dino Patti
konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta ft istw
JAKARTA, banten.indrksnews.com – Polda Metro Jaya telah menangkap 15 tersangka dari 3 laporan polisi kasus mafia tanah yang menjarah rumah milik DIno Patti Djalal.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan, dari tiga laporan tersebut, masing-masing terdapat 5 tersangka yang ditangkap.

“Dari ungkap tiga laporan ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap. Masing-masing LP ada lima tersangka,” kata Fadil Imran dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/2/2021).

Fadil menjelaskan, para tersangka memiliki peran masing-masing. Dalang dari kasus tersebut adalah aktor intelektual.

“Kemudian ada yang bertindak selaku pihak yang menyiapkan sarana dan prasarana,” kata Fadil.

Yang ketiga, ada yang berperan sebagai figur, dalam arti mengaku sebagai pemilik atas tanah dan bangunan.

“Yang keempat adalah ada yang berperan sebagai staf PPAT (pejabat pembuat akta tanah) dan ada yang bertindak sebagai figur pemilik sertifikat tanah,” terang Fadil.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran paling Kanan Memperlihatkan bukti surat surat sertifikat Ft istw
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran paling Kanan Memperlihatkan bukti surat surat sertifikat Ft istw

Dari 15 tersangka yang telah diamankan tersebut, salah satunya adalah Fredy Kusnadi. Fredy Kusnadi ditangkap dini hari tadi di rumahnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Khusus terkait saudara FK, tadi pagi tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran, karena telah ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah tersebut,” ungkap mantan Kapolda Jawa Timur ini.

Fadil mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus mafia ini. Pihaknya akan terus menyelidiki kasus ini lewat tim Satgas Mafia Tanah yang telah dibentuk. Fadil juga menyebut polisi akan membela masyarakat pemilik tanah yang sah.

“Satgas mafia tanah akan terus bekerja untuk melindungi dan membela masyarakat pemilik tanah yang sah,” pungkas Fadil.

BACA JUGA:  Kemenag RI Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1442 H, Senin 12 April Mendatang