Prima Founder Records, Rampungkan Album AM Kuncoro, Single Perdana Bea Serendy dan Rojana

297
Prima Founder Records, Rampungkan Album AM Kuncoro, Single Perdana Bea Serendy dan Rojana
Tim Prima Founder Records saat berada di Prima Founder Studio – Yogyakarta ft istw
YOGYAKARTA , banten.indeksnews.com– Prima Founder Records (PFR) mengukir sejarah baru di dunia musik Indonesia. Hanya dalam sepekan, label musik tersebut mampu memproduksi album lagu beserta video lirik penyanyi AM. Kuncoro.

Album AM. Kuncoro yang bertajuk Teman dan Senang ini berisi 10 lagu. Selain itu, Prima Founder Records juga berhasil merampungkan single solo perdana Bea Serendy dan Rojanah.

Producer sekaligus salah satu Owner Prima Founder Records Rulli Aryanto yang tinggal di Jakarta mengatakan, kerja keras dan kerjasama tim yang solid, persiapan yang cukup, serta kesiapan tim dalam menyikapi setiap tantangan yang dihadapi menjadi faktor kunci dalam merampungkan album tersebut.

“Lagu-lagu yang ada di album Teman dan Senang dari AM. Kuncoro memiliki cerita yang beragam, tentang persahabatan, pencarian jati diri seorang manusia, perjalanan hidup, manusia dan alam sekitarnya, dan tentu saja tak lepas juga dari tema cinta,” kata Rulli melalui layanan WhatsApp, pada Jumat 19 Februari 2021.

“Kekuatan lirik dan notasi karya Mas Kuncoro sangat kelihatan di album tersebut,” sambungnya.

Rulli menyebutkan, penggarapan album Teman dan Senang ini melibatkan banyak pihak, diantaranya, Rulli Ayanto (Producer/ Director), Ludy Roos (Music Producer), Eckel Roos (Mixing), Excel (Mastering), Hening dan Bayu Ari (Audio Manager), Ragil dan Zulpadli Damas (DOP), Rajas (Video Editor), Aji Pramudito (DOP).

Producer sekaligus salah satu Owner PFR Rulli Aryanto saat mendampingi pengisian track saxophone untuk album Teman dan Senang dari AM. Kuncoro di Prima Founder Studio Yogyakarta.
Producer sekaligus salah satu Owner PFR Rulli Aryanto saat mendampingi pengisian track saxophone untuk album Teman dan Senang dari AM. Kuncoro, di Prima Founder Studio Yogyakarta.

Kemudian dibantu session player Anggo (piano dan keyboard), Bangkit (Saxophone), Andar (Drum), Alfius (Bass).

“Semua proses tracking vocal dilakukan di Prima Founder Studio – Jogja. Untuk Mixing dan Mastering dikerjakan di Prima Founder Studio Jakarta,” jelasnya.

Album Teman dan Senang akan dirilis pada awal April 2021 di Kantor Pusat Prima Founder Records – Yogyakarta.

BACA JUGA:  Penyebab Bank Syariah Berubah Jadi 'Lintah Darat'

Album tersebut juga akan dirilis di digital music stores, stasiun-stasiun radio, dan kanal YouTube Prima Founder TV.

Terpisah, pemilik album Teman dan Senang AM. Kuncoro mengatakan, album mengusung filosofi kebersamaan dengan teman-teman.

Pastinya lanjut Kuncoro, adalah saat-saat yang menyenangkan, namun kita tidak bisa menolak akan adanya perpisahan. Entah karena tugas dan kewajiban masing-masing, atau bahkan karena pandemi seperti saat sekarang ini.

“Namun ketika kita tidak sedang bersama teman-teman, kita pun tetap bisa bahagia. Ada banyak keindahan yang tersedia di sekitar kita yang patut kita syukuri, karena membawa kedamaian, kebahagian hati, walaupun dalam kesendirian,” katanya.

Menurut Kuncoro, sebagian lagu yang ada di album Teman dan Senang ia tulis sejak tahun 1994, ketika saya masih SMA. Saat itu ia bergabung dengan grup band C4, dari 1996 hingga tahun 2000.

Saat itu belum memungkinkan secara finansial dalam membuat demo rekaman untuk diajukan ke label mayor.

“Jangankan membuat demo rekaman, alat musik saja saat itu belum punya dan masih pinjam sana-sini. Namun impian saya tidak pernah padam, dan Tuhan terbukti memberikan jalan untuk mewujudkan impian tersebut,” jelasnya.

“Album Teman dan Senang untuk memberi inspirasi bagi semua orang agar terus menjaga impian, semangat untuk terus berkarya dalam kondisi apapun hingga impian menjadi kenyataan,” tambah Kuncoro.
Kuncuro mengaku, lagu-lagu di album ini terinspirasinya dari berbagai sumber. Mulai dari pengalaman pribadi, kisah pengalaman hidup yang dimiliki orang lain, kondisi di sekitar yang sedang terjadi, dan juga dari alam.

Album tersebut mengusung beberapa genre, seperti: Pop, Akustik, Rock, dan Reggae. Hal ini sengaja ia dilakukan agar lagu-lagu di album tersebut penuh warna, mudah dinyanyikan oleh siapapun, dan mudah digarap ulang dalam warna musik apapun.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unhan RI Terima Kuliah Umum dari MenPAN-RB

Sementara, untuk single perdana Bea Serendy yang berjudul Sampai Matahari Berhenti Bersinar yang juga ditulis AM. Kuncoro dengan kekuatan penuh pada liriknya, musiknya diaransemen dalam genre Pop Klasik.

Lagu Algoritma Cinta sebagai single perdana Rojanah ditulis AM. Kuncoro dengan konsep dangdut remix jenaka, digarap apik musiknya oleh Luddy Roos.

Menurut Kuncoro, lagu Sampai Matahari Berhenti Bersinar dari Bea Serendy bercerita tentang kerinduan yang dirasakan seorang pada kekasihnya karena terpisah jarak yang jauh.

“Di masa pandemi seperti saat ini, banyak perpisahan yang harus dirasakan oleh siapa pun, namun kesempatan itu dapat pula menjadi peluang untuk mempertajam dan menyelami semua perasaan di dalam hati,” ucapnya.

“Lagu Algoritma Cinta dari Rojanah bercerita tentang kisah seorang wanita yang berusaha untuk menarik perhatian orang yang dicintainya,” sebutnya.

Kata Algoritma mengacu pada langkah logika dalam komputer yang saat ini tengah trend di dunia online, baik oleh pengguna instagram, facebook, youtube, website, terutama untuk meningkatkan kunjungan ke platform-platform online yang dimiliki.

“Sehingga ketika algoritma diterapkan dalam tema cinta dapat diistilahkan langkah-langkah logis yang akan dilakukan untuk menarik perhatian orang yang sedang ditaksir,” katanya.

Sementara itu Rulli Aryanto mengatakan, Bea Serendy sebelumnya telah merilis single, duo bersama kakaknya, Alex Yunggun. Baik Bea Serendy maupun Alex Yunggun sama-sama memiliki karakter yang kuat dan warna vokal yang berbeda satu sama lainnya. Oleh sebab itu, Bea Serendy dan Alex Yunggun masing-masing memilki peluang untuk bersolo karir.

“Kalau Rojanah dibina Prima Founder Records karena telah memiliki pengalaman sebagai penyanyi sejak berusia 15 tahun. Rojanah memiliki karakter yang unik, baik dari sisi suara, penampilan, maupun kepribadiannya,” tutup Rulli.

BACA JUGA:  Realisasi Dana Covid Banten 27,70 Persen, Insentif Nakes 56,07 Persen
Artikel sebelumyaTanggul Kali Bekasi Jebol, Perumahan Pondok Gede Permai Terendam Banjir
Artikel berikutnyaMenteri BUMN Erick Thohir Ajak Singapura Pererat Ekonomi