Tanggul Kali Bekasi Jebol, Perumahan Pondok Gede Permai Terendam Banjir

224
Tanggul Kali Bekasi Jebol, Perumahan Pondok Gede Permai Terendam Banjir
Team Penyelamat sedang evakuasi Penduduk Dampak meluapnya kali Bekasi ft istw
BEKASI, banten.indeksnews.com– Tanggul kali Bekasi jebol Banjir dengan ketinggian air 1, 5 meter merendam Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Agus Harpa Senjaya menjelaskan, banjir terjadi terjadi akibat robohnya tanggul Kali Bekasi yang berada di RT 04/RW 10 Perumahan Pondok Gede Permai.

“Limpasan air dari tanggul kali Bekasi  yang jebol meningkat menjadi 150 cm,” ujarnya, alam keterangan tertulis di Bekasi, Jumat (19/2)

Dia menjelaskan, banjir yang menerjang wilayah Jatiasih terdapat di Perumahan PGP, Perumahan Nasio Indah dengan ketinggian 10 cm, Perumahan Sari Gaperi dengan ketinggian 70 cm, Perumahan Dosen IKIP dengan ketinggian mencapai 180 cm, Komplek Cahaya Kemang Pratama RW 10 dengan ketinggian mencapai 80 cm.

Tanggul kali bekasi jebol Banjir dengan ketinggian air 1 5 ft istw
Tanggul kali bekasi jebol Banjir dengan ketinggian air 1, 5 ft istw

Luapan air dari Sungai Cileungsi dan Cikeas mengakibatkan tanggul di belakang Perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih Kota Bekasi jebol. Akibatnya, 80 jiwa terpaksa mengungsi ke tenda darurat.

“Jadi tanggul di PGP (Pondok Gede Permai) itu beberapa hari lalu sudah jebol, ditambah banjir sekarang. Tanggulnya sudah diperbaiki, tapi belum rampung,” ungkap Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) Puarman Kahar, Jumat 19 Februari 2021.

Puarman menambahkan, rata-rata ketinggian air mencapai 2 meter. Dugaan kuat, rendaman banjir itu merupakan luapan air dari sungai yang ada di sekitar kawasan.

“Kondisi ini disebabkan karena luapan sungai, bukan hujan. Karena di PGP itu pertemuan dua sungai,” katanya.

Salah seorang warga yang juga korban banjir bernama Eko, mengatakan, air sudah mulai memasuki rumah usai salat Jumat, (19/2). Ketinggian air yang masuk ke rumah mencapai 60 centimeter.

“Tapi kalau yang di jalan-jalan itu 80 centimeter,” kata Eko

BACA JUGA:  Goenardjoadi Goenawan MM Penulis Buku Mega skandal abad XXI BLBI, Uang zaman now disebut uang Giral Uang bukan Tunai.
Artikel sebelumyaTangerang Dikepung Banjir, Dampak Jakarta dilanda banjir besar
Artikel berikutnyaPrima Founder Records, Rampungkan Album AM Kuncoro, Single Perdana Bea Serendy dan Rojana