Mantan Kades di Cianjur Buron, Ditangkap di Sukabumi

77
kades
CIANJUR,banten.indeksnews.com_ Sempat buron selama satu bulan, R mantan Kepala Desa (Kades) Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akhirnya di bekuk pihak Polres Cianjur.

Informasi yang dihimpun, mantan Kades Bunisari yang berkelamin perempuan tersebut, dijerat atas kasus dugaan korupsi anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019. Atas laporan masyarakat tersebut, polisi menetapkan mantan kades berinisial R sebagai tersangka, namun tersangka sempat mencoba melarikan diri dan sempat buron selama satu bulan lebih.

Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Polisi  (AKB) Mochamad Rifai mengatakan, tersangka mantan kades R berhasil diamankan dilokasi persembunyiannya yang berada di Kampung Cibodas Rt 03 Rw 03 Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

“R yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, pada tanggal 12 Pebruari 2021 kemarin berhasil diamankan kembali di sebuah tempat kost-kosan di wilayah Sukabumi,” kata Mochamad Rifai kepada wartawan, Kamis (25/02/21).

Rifai menambahkan, tersangka ditangkap karena diduga telah menyeleweng anggaran dana desa (DD) tahap III tahun 2019 sebesar Rp 332 juta, Tersangka saat melakukan dugaan penyelewengan DD masih menjabat sebagai Kades Bunisari priode 2013 – 2019.

“Modus operandi penyalah gunaan anggaran DD yakni dengan cara memarkup biaya anggaran pekerjaan dan juga anggaran pekerjaan yang tidak dikerjakan alias fiktip,” ungkap dia.

Lanjut Rifai, salah satu anggaran DD yang diduga sudah digelapkan oleh tersangka R semasa menjabat sebagai Kades Bunisari, diantaranya pembangun peningkatan fasilitas tempat sampah, pembangunan rehabilitas peningkatan kualitas MCK.

“Jadi ada beberapa pembangunan tersebut ada, tapi tidak dikerjakan alias tidak ada fisik pembangunannya. Uangnya diakui tersangka dipakai untuk kebutuhan pribadi,” terang dia.

Selain mengamankan tersangka, Rifa’i menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu lembar permohonan pencairan dana desa tahap III, satu surat pernyataan pertanggungjawaban, satu surat permohonan pencairan dana transfer desa, satu bundel Perdes Desa Bunisari, pernyataan camat sertai beberapa lainnya yang berkaitan tentang anggaran pembangunan desa.

BACA JUGA:  LKN NSI Lembaga kajian Nawacita Berkunjung Kepada Don Bosco

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara,” tandas dia.**