Tuyul Kuras Uang Warga di Sukabumi, MUI Turun Tangan

344
Tuyul Kuras Uang Warga di Sukabumi, MUI Turun Tangan
foto ILUSTRASI TUYUL
SUKABUMI, banten.indeksnews.com – Tuyul hebohkan Warga Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi datang ke desa mereka. Pasalnya belakangan ini uang warga hilang hampir tiap hari.

Salah satu Warga yang kehilangan uang diduga oleh tuyul secara misterius itu yakni Dede Saripudin (22), pria warga Desa Tegalbuleud, Sukabumi itu mengaku setiap hari kehilangan uang.

“Dari hari Sabtu, Minggu dan Senin, uang saya hilang. Padahal uang saya simpan di dalam tas dan tasnya tidak bolong seraya menuduh tuyul ,” kata Dede yang sehari-hari bekerja sebagai kurir, Rabu, 24 Februari 2021.

Dede menjelaskan, kejadian itu bukan hanya dialami olehnya saja. Dia mendapat informasi beberapa Warga di sekitar Karanganyar sampai Datarnangka, Tegalbuleud juga mengalami hal serupa.

Kejadian aneh itu menurut Dede sudah sejak dulu. Namun baru kali ini banyak warga buka suara.

“Kemarin sempat saya posting di Facebook. Adanya kejanggalan masalah hilang duit, dan ternyata mereka yang pernah kehilangan langsung merespons. Ternyata saat diinbox, mereka membenarkan sering hilang uang,” ujarnya.

“Dari beberapa orang yang merasa kehilangan pernah bertanya ke pak ustaz, dan saya sendiri menanyakan ke guru ngaji, jawabannya hampir sama bahwa di antara Jembatan Cibuni perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur, Karanganyar sampai Datarnangka, di sana ada yang memelihara tuyul,” beber Dede.

Menanggapi adanya kabar ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Tegalbuleud pun angkat bicara.

Ketua MUI Desa Tegalbuleud, H Fahrudin mengaku sempat mendapat kabar serupa setahun lalu namun informasinya tak berkembang hingga berseliweran di media sosial seperti sekarang ini.

“Baru dengar hari ini, dan ramai di status Facebook. Jujur, saya sendiri tahu yang namanya tuyul itu cuma di televisi, menyerupai anak kecil, botak. Secara alamiah tidak pernah dan belum pernah lihat dari dulu sampai sekarang,” kata Fahrudin, Kamis, 25 Februari 2020.

BACA JUGA:  Gus Nadir Sarankan Gus Najih Minta Maaf Soal Hoaks Vaksinasi Covid-19

Bahkan, masih kata Fahrudin, dalam agama dan kitab pun tidak ada keterangan yang terkait dengan makhluk itu.

“Hemat pribadi saya, itu hoax, isu atau gosip. Mereka hanya menulis di status Hilang uang, namun secara kronologis dan faktanya tidak dijelaskan,” ujarnya.

Fahrudin mengatakan, bahwa isu maraknya makhluk itu pernah terjadi pada tahun 2020. Menanggapi isu tuyul yang berkembang sekarang Fahrudin berjanji akan menelusuri.

“Kendati demikian, kami akan tetap menyelidikinya, dan minta keterangan kepada mereka yang merasa hilang uangnya. Insya Allah akan ditelusuri,” pungkasnya.

Artikel sebelumyaYudha Sukmagara Ketua DPRD Kab Sukabumi, Akui Akan Berhati-hati Lahirkan Perda Perda
Artikel berikutnyaKapolda Metro Minta Maaf, Anak Buah Jadi Jango hingga Tewaskan Anggota TNI