Yudha Sukmagara Ketua DPRD Kab Sukabumi, Akui Akan Berhati-hati Lahirkan Perda Perda

221
Yudha Sukmagara Ketua DPRD Kab Sukabumi, Akui Akan Berhati-hati Lahirkan Perda Perda
Yuda Sukmagara ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bersama jajaran di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi saat penandatangan salah satu Perda ft RD
SUKABUMI,banten.indeksnews.com- Yudha Sukmagara ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam rapat paripurna lanjutan di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu, Senin (22/2/21) lalu. Terkait pandangan fraksi-fraksi atas Raperda tentang Ketahanan Pangan, Raperda tentang Dana Cadangan dan Raperda tentang Retribusi Pemanfaatan Anggaran.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengatakan, pihaknya dalam melahirkan Perda-perda akan berhati-hati agar berdaya guna untuk masyarakat, terutama di Perda Ketahanan Pangan dan Perda Dana Cadangan.

“Dana cadangan sendiri adalah untuk persiapan DOB, karena DOB ini memang sangat dibutuhkan untuk Kabupaten Sukabumi karena sudah saatnya ada pemekaran di Kabupaten Sukabumi. Jadi dana cadangan ini nanti bisa dialokasikan untuk persiapan DOB,” papar Yudha Sukmagara saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis (25/02/21).

Selain itu, lanjut Yudha, dana cadangan juga untuk persiapan perhelatan Pilkada tahun 2024. Menurutnya, agar jangan sampai Pilkada 2024 nanti kesiapan anggarannya mengambil dari anggaran di tahun tersebut.

“Jadi, dicadangkan dari sekarang. Kita juga berharap, pelaksanaan Pilkada 2024 nantinya juga bisa sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yudha menyampaikan, bahwa sidang selanjutnya mengagendakan jawaban dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Jadi nanti di paripurna selanjutnya hari kamis (25/2/2021) hari ini. Adalah jawaban dari Pemkab Sukabumi, pastinya dari Bupati. Kita juga ada beberapa inisiatif DPRD salah satunya Raperda tentang Pendidikan terutama untuk para guru-guru,” pungkasnya.

BACA JUGA:  PPDB Tangerang-Tangsel, Masuk SMKN-SMAN Diduga Ada Praktek Jual Beli Kursi
Artikel sebelumyaPerda Pemberdayaan Koperasi Disahkan, Ini Kata Ketua DPRD Kab Sukabumi
Artikel berikutnyaTuyul Kuras Uang Warga di Sukabumi, MUI Turun Tangan