Warga Temukan Mortir Aktif di Cipinang Besar Selatan Jakarta Timur

89
Warga Temukan Mortir Aktif di Cipinang Besar Selatan Jakarta Timur
mortir aktif ditemukan warga Ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com –Warga temukan Sebuah benda yang diduga amunisi berjenis mortir yang masih aktif di temukan warga Cipinang Besar Selatan. Benda  yang ditemukan tersebut tepat nya ditemukan di wilayah Rt 0015 Rw 02 Cipinang Besar Selatan Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur Senin (01/03/2021).

Menurut keterangan salah satu warga temukan benda tersebut berbentuk seperti besi besar bulat dan panjang yang berat nya sekitar 50 kilo gram pertama ditemukan oleh seorang pencari besi tua yang sedang mencari paku di dalam kali Cipinang sekitar pukul 15:15 Wib.

Latifah menjelaskan seorang warga temukan  benda tersebut pertama di temukan seorang pencari paku di kali Cipinang ” Awal nya tukang nyari paku yang nemuin pake alat tapi ga ada yang berani pegang jadi lapor Pak Rt “,jelas nya.

Dia menambahkan benda tersebut berhasil di angkat dari dalam kali Cipinang sekitar pukul 16:00 WIB.

pengamanan oleh team di lokasi kejadian ft istw
pengamanan oleh team di lokasi kejadian ft istw

Yudi Supriyadi yang pertama kali menemukan benda tersebut mengatakan bahwa diri nya tidak mengetahui kalau benda tersebut adalah sebuah amunisi berupa mortir yang masih aktif ” Saya kira besi gede saya angkat kaya ada yang beda barang nya “, kata Yudi.

Sementara Kapolsek Jatinegara Kompol Yusuf Suhadma menjelaskan saat ini petugas kepolisian dari Team Gegana Polda Metro Jaya tengah melakukan penelitian atas benda diduga mortir aktif tersebut ” Kita panggil dari Penjinak Bom Polda Metro Jaya dan membawa barang bukti itu ke Polda Metro Jaya “, jelas nya di tempat penemuan benda tersebut.

Benda tersebut selanjut nya di bawa oleh petugas dari team Gegana ke Polda Metro Jaya pukul 17:00 WIB untuk di lakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  Jalan Bolevard GDC Amblas, Rencananya Dibangun Jembatan Baru

Lokasi penemuan juga telah di pasangi garis polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.