Perry Warjiyo Gubernur BI Ajak Para Menteri Jokowi Belanja UMKM

209
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Perry Warjiyo Gubernur BIGubernur Bank Indonesia (BI) mengajak beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk berbelanja produk-produk buatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Perry Warjiyo dalam pembukaan Karya Kreatif Indonesia 2021: Eksotisme Lombok – Seri 1 dengan tema Sinergi Globalisasi dan Digitalisasi UMKM dan Sektor Pariwisata secara virtual, Rabu, 3 Maret 2021.

“Gubernur BI hari ini dengan sengaja langsung meminta ayo belanja, belanja, belanja. Pak Menko Luhut harus belanja, Pak Teten, Pak Sandi, Pak Johnny ayo belanja produk UMKM Indonesia,” kata Perry  Warjiyo dikutip kanal YouTube Bank Indonesia, Rabu (3/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate.

Selain jajaran menteri Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Perry juga meminta kepada pejabat daerah dan masyarakat untuk mulai mendukung UMKM Indonesia dengan menggunakan produk buatannya.

Perry mengatakan, saat ini penggunaan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah sistem berbelanja yang sangat mudah dan dapat digunakan dimana saja.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan dapat 12 juta dan kami terus perbaiki fitur-fitur dalam QRIS ini untuk mengakomodir kebutuhan tanpa tatap muka termasuk juga untuk tarik tunai, setor dan transfer,” ujar Perry.

QRIS merupakan sistem pembayaran digital yang dimiliki BI dan telah digunakan oleh lebih dari 5 juta merchant UMKM.

“Begitu mudah dengan QRIS dan e-katalog, mari kita eselon 1 dan 2, para pimpinan dan pegawai belanja UMKM. Para perbankan ayo belanja, bu-ibu ayo belanja untuk mensukseskan UMKM ini,” tandas Perry.

BACA JUGA:  Kemenkes: Sertifikat Vaksin Bukan Syarat Administrasi Apapun
Artikel sebelumya7.525 Kelompok UMKM dan PKL di Kota Tangerang Diberi Bantuan Modal Usaha
Artikel berikutnyaHMI Cimahi Berkolaborasi Dengan BNNK Dalam Menekan Angka Peredaran Narkoba