Sri Mulyani: Kecam Pegawai Dirjen Pajak, Dugaan Suap Ini Jelas Penghianatan

66
Sri Mulyani: Kecam Pegawai Dirjen Pajak, Dugaan Suap Ini Jelas Penghianatan
Menteri Keuangan Sri Mulyani ft iistw
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Sri Mulyani Menteri Keuangan mengecam kasus dugaan suap pajak yang melibatkan pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

“Dugaan suap yang melibatkan pegawai Dirjen Pajak ini jelas merupakan pengkhianatan dan telah melukai perasaan dari seluruh pegawai baik Dirjen Pajak maupun jajaran Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Pengusutan Dugaan Kasus Suap, Rabu (3/3/2021).

Hal itu sangat disesali Sri Mulyani karena pemerintah saat ini tengah berjuang mengumpulkan penerimaan negara yang salah satunya berasal dari pajak untuk pemulihan perekonomian Indonesia di tengah pandemik COVID-19.

“Dengan kondisi kita hadapi, kita butuh dan menjaga pemulihan ekonomi terjadi dan penerimaan negara terus diupayakan sehingga kita mampu mendukung masyarakat dalam menghadapi COVID dan mendukung dunia usaha untuk pulih kembali. Ini suatu hal yang sangat mengecewakan bagi kita semua,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, menteri keuangan menyatakan telah membebastugaskan pegawai Dirjen Pajak yang diduga terlibat kasus korupsi pajak tersebut. Pegawai Dirjen Pajak tersebut telah mengundurkan diri dan sedang diproses dari sisi adminstrasi ASN.

Untuk diketahui, dugaan suap ini terungkap setelah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan ke PNS Pajak tersebut.

Alexander Marwata telah mengonfirmasi hal tersebut, namun enggan menyebut tersangka yang sudah dijerat lantaran proses penyidikan masih berjalan.

“Kita sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kita lakukan. Nanti kalau sudah alat buktinya cukup, tentu akan kita ekspose,” kata Alex, seperti dikutip Rabu (3/3/2021).

Alex enggan menyebut secara detail kasus yang sedang disidik. Ia hanya menyampaikan dugaan suap dalam kasus pajak ini bernilai miliaran rupiah.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Dalang Kasus Mafia Tanah Seluas 45 Hektare di Alam Sutera

“Nilai suapnya besar; puluhan miliar juga. Kalau tidak salah itu juga melibatkan tim pemeriksa. Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP [Wajib Pajak] bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan,” imbuh dia.