Sukabumi Catat Ada 168 Warga Telah Meninggal Akibat Covid-19

168
Sukabumi Catat Ada 168 Warga Telah Meninggal Akibat Covid-19
Korban Covid Ft Ilustrasi
SUKABUMI, banten.indeksnews.com- Sukabumi mencatat sebanyak 168 warga Kabupaten dan Kota , Jawa Barat meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Adapun rincian dari seratusan warga yang meninggal akibat COVID-19 yakni untuk warga Kabupaten Sukabumi sebanyak 85 orang dan Kota Sukabumi ada 83 orang.

“Kasus pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia jumlahnya terus bertambah, seperti pada hari Selasa, (2/3) kasus kematian akibat COVID-19 bertambah satu orang, sehingga dalam kurun waktu satu tahun sudah ada 85 warga Kabupaten Sukabumi yang meninggal,” kata Humas Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Eneng Yulia di Sukabumi, Selasa (2/3/2021)

Informasi dari satgas Sukabumi, satu kasus baru pasien COVID-19 yang meninggal dunia itu yakni perempuan berusia 64 tahun warga Kecamatan Cicurug, dari hasil pemeriksaan medis selain tertular virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu, korban juga mengidap Pneumonia.

Menurutnya, dari 85 kasus kematian tersebut mayoritas berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit penyerta lain atau komorbid. Sementara untuk total warga yang terinfeksi virus mematikan ini pada Selasa sebanyak 3.676 orang atau bertambah 19 pasien.

Selain bertambahnya warga yang terkonfirmasi positif pada hari ini ada 31 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh sebanyak 3.441 orang dan untuk pasien yang masih menjalani isolasi sebanyak 150 pasien.

“Meskipun sudah ada vaksinnya dan saat ini pemerintah sedang gencar melakukan vaksinasi, tetapi warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah dari penyebaran COVID-19,” tambahnya.

Vaksinasi Terus berjalan seperti ratusan pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat divaksin Covid-19, Senin (1/3/2021).
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Asep Japar mengatakan, ada dua lokasi vaksinasi untuk pegawai Dinas PU.

BACA JUGA:  Polresta Bogor Kota Vaksinasi Ojol di Gedung DPRD

Yaitu di Aula Stum Dinas PU sebanyak 200 orang dan di Kantor Benglat Dinas PU sekitar 300 orang.

“Hari ini jadwal untuk di vaksin untuk karyawan Dinas Pekerjaan umum, ada dua lokasi di sini 200 orang, di Benglat ada sekitar 300 orang. Khusus wilayah Palabuhanratu dan Jampang Kulon di sini, untuk di Benglat Jampang tengah, Cicurug, Sukabumi dan Sagaranten,” ujarnya kepada wartawan.

Ia berharap, setelah divaksin para pegawai terbebas dari virus Covid-19 dan tetap menjaga kesehatan serta menjalankan protokol kesehatan.

“Harapan kami dengan adanya vaksinasi ini seluruh karyawan, kami bebas dari tertularnya Covid-19 dan pandemi ini segera berakhir, Sukabumi sehat,” jelasnya.

Asep mengaku dirinya tidak merasakan efek apapun setelah divaksin, pun dengan para pegawai Dinas PU yang divaksin.

“Saya sudah tadi disuntik vaksin, rasanya biasa aja sih. Kami mengimbau bahwa ke seluruh karyawan berharap semua ikut di vaksin, kecuali ada misalkan tekanan darah
tinggi, penyakit bawaan yang sudah lama, itu kami harap jangan memaksakan,” katanya.

“Sejauh ini hampir semua ikut disuntik vaksin di sini, belum ada laporan pegawai yang ditunda atau tidak bisa di suntik vaksin,” pungkasnya.

Artikel sebelumyaReses DPRD Banten, Wabup Serang Sampaikan Persoalan Sampah
Artikel berikutnyaIbu Tiri Aniaya Bocah 6 Tahun di Sukabumi Berujung Laporan Polisi