Demokrat Jatuh ke Tangan Moeldoko

226
Demokrat Jatuh ke Tangan Moeldoko
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Demokrat akhirnya, sesuai dengan isu yang santer berkembang sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2026.

Keputusan itu diambil dalam Kongres Luar Biasa Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Dalam KLB itu, peserta KLB yang hadir mengusulkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie.

Berdasarkan voting cepat, Moeldoko lebih banyak didukung daripada Marzuki. Sehingga, diputuskan secara langsung Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2026 hasil Kongres Luar Biasa.

Voting cepat dilakukan di KLB Partai Demokrat di SUMUT
Voting cepat dilakukan di

“Memutuskan menetapkan pertama calon ketua tersebut atas voting berdiri maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi ketua umum Partai Demokrat 2021-2026,” ujar pimpinan rapat, Jhoni Allen Marbun membacakan keputusan KLB.

Kongres Luar biasa itu juga menetapkan Ketua Umum PD Kongres V Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan telah demisioner.

“Memutuskan pertama Dewan Pimpinan Pusat 2020-2021 yang diketuai AHY dinyatakan demisioner,” kata Jhoni.

Sebelum KLB digelar, AHY telah menyatakan ada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Upaya itu disebut melibatkan Moeldoko.

Jenderal TNI (Purn) Moeldoko pernah mendapat julukan sebagai anak dusun yang memiliki karier cemerlang. Kesuksesan Moeldoko dikariernya saat ini, tentu tidak mudah didapatkan olehnya.

Ini sekilas perjalanan pak Moeldoko

Lahir di keluarga petani miskin, ia mengaku terbiasa bekerja keras dan berjuang, hingga akhirnya mencapai apa yang diinginkan olehnya

Seblm menjadi Panglima TNI dan KSAD Moeldoko merupakan seorang alumnus dari Akabri atau Akmil tahun 1981 silam.

Beliau mendapatkan predikat terbaik dan meraih penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa.

Pada tahun 2014 Moeldoko juga berhasil meraih gelar doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia dan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

BACA JUGA:  Gara Gara Pengusaha Sumbang Penanganan Covid 19 ke Kapolda SumSel, Semua Seakan Menahan Napas
Artikel sebelumyaMiartiko Gea: KLB Dinilai Solusi Sah untuk Selamatkan Demokrat Jika Konflik Berkepanjangan
Artikel berikutnyaLuhut Binsar Pandjaitan memberikan enam rekomendasi terkait penanggulangan bencana