Jepang Dinilai Partner Terdekat Indonesia, Menkeu Ajak Kanasugi Kenji Kembangkan Kendaraan Listrik

105
Jepang
Foto Dokumentasi Medsos Sri Mulyani (Menkeu RI).
JAKARTA,banten.indeksnews.com_Negara Jepang merupakan partner dekat bagi Indonesia dalam berbagai hal. Bahkan jalinan komunikasi Indonesia dan Jepang hingga sekarang masih terjaga dengan baik. Komuniksi yang masih tejaga diantara lain mulai dari Government-To-Government, Business-To-Business, sampai dengan People-To-People.

Dilansir dari akun media sosial (medsos) resmi Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Pada Courtesy Call baru ini dilakukan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Mr. Kanasugi Kenji, bersama Menkeu RI, Rabu (03/03/21)

“Saya bersama duta besar Jepang Mr. Kanasugi Kenjiz, bertukar pikiran mengenai peluang hubungan kerja sama kedua negara,” kutip dari medsos resmi Sri Mulyani Indrawati.

Dalam rilis yang ditulis Menkeu, Ari menjelaskan, dengan telah terbitnya UU Omnibus Law UU Cipta Kerja, yang merupakan bagian yang sangat penting dalam reformasi struktural di Indonesia, maka investor diharapkan semakin tertarik berinvestasi di Indonesia. ⁣

Jepang
Foto Dokumentasi/Medsos Sri Mulyani (Menkeu RI)

Industri otomotif Jepang telah tumbuh dengan sangat baik di Indonesia. Oleh karenanya, Menkeu RI mengajak Pemerintah Jepang untuk berpartisipasi dalam pengembangan kendaraan listrik. Apalagi dengan adanya pembangunan Pelabuhan Patimban.

“Komuniksi Indonesia dan Jepang tentunya diharapkan akan meningkatkan kualitas Supply Chain Industri Otomotif. Pemerintah Indonesia pun memberikan insentif fiskal bagi pengembangan electric vehicle. Ini merupakan kesempatan yang besar bagi Jepang untuk berinvestasi di Indonesia,” jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani menilai, beberapa manufaktur yang lain juga memiliki kesempatan untuk melakukan bisnis di Indonesia, diantaranya sektor pendidikan, kesehatan, zona ekonomi khusus yang menciptakan zona untuk produksi manufaktur terutama yang berorientasi ekspor.⁣

“Saya harap hubungan Indonesia dan Jepang yang sudah lama terjalin baik dapat terus berlangsung, tidak hanya perdagangan internasional, tetapi juga membuka berbagai peluang investasi lain di Indonesia,” harap Menkeu.**

BACA JUGA:  Jasa Tirta Energi Bahas Sinergi Dengan SMSI Serikat Media Siber Indonesia

PicsArt 03 01 06.45.01