Diduga Aliran Sesat Dengan Ritual Bugil, Belasan Warga Pandeglang Diamankan

697
Diduga Aliran Sesat Dengan Ritual Bugil, Belasan Warga Pandeglang Diamankan
sebanyak 16 orang anggota kelompok aliran sesat di Pandeglang sedang diperiksa Polisi Ft istw
PANDEGLANG, banten.indeksnews.com – Diduga Aliran sesat sebanyak 16 orang anggota kelompok aliran sesat yang sedang ritual dengan telanjang diamankan petugas kepolisian dengan dugaan aliran sesat di dekat area wilayah Perkebunan Sawit PT.Globalindo Agro Lestari (GAL) Desa Karang Bolong Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang,Provinsi Banten.

Berdasarkan informasi yang kami terima,kejadian awalnya pada Kamis, (11/03/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, pemimpin aliran kepercayaan yang diduga aliran sesat yang bernama inisial A (52) warga pandeglang mengajak anggota yang lain untuk mandi secara bersama-sama tanpa mengenakan busana. Ritual mandi bersama tanpa busana tersebut diikuti sebanyak 16 orang terdiri, orang anggota perempuan, 8 orang anggota laki-laki, dan 3 orang anak-anak.

Kegiatan ritual yang diduga aliran sesat tersebut baru dilaksanakan satu kali dengan tujuan membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan agar lebih baik, Pelaku A menjelaskan bahwa aliran tersebut mengadopsi dari ajaran Hakekok yang di bawa saudara E (Alm). Kemudian diteruskannya dengan ajaran Balaka Suta Pimpinan A S Leuweng Kolot Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

Ritual yang diduga aliran sesat ini disebut-sebut warga lokal dengan istilah ‘Hakekok’ ini mengganggu warga kampung Pamukiman Desa Karangbolong Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang,Provinsi Banten. Beruntung pihak kepolisian Cigeulis cepat datang ke lokasi sehingga tidak terjadi hal-hal pengerusakan.

Menurut informasi dari warga di sekitar lokasi yaitu nama Kiayi Engkos membenarkan ada sejumlah warga yang melakukan ritual diduga aliran sesat yang dahulu sudah dibubarkan saat ini bangkit lagi.

“Iya betul pak, ada ritual di dekat area pabrik dengan posisi telanjang bulat, nini-nini,aki-aki (nenek kakek),bapak-bapak dan anak-anak,itu lagi ritual agama aliran sesat sempat dibubarkan warga bahkan mau digerudug tapi keburu datang petugas kepolisian dan saat inipun saya baru balik dari mapolsek Cigeulis ternyata itu sudah diamankan ke Polres Pandeglang,”Ucapnya Kamis, (11/03/2021).

BACA JUGA:  Pery Rinandar: Kader Demokrat Jangan Asal Bunyi

Terpisah,Jaka Kelana yang merupakan warga Pandeglang saat kami tanya membenarkan kejadian tersebut.

“Ia betul, tadi pagi diamankan sudah di bawa ke Polres Pandeglang,Kejadiannya di kecamatan Cigeulis,”tuturnya

Kata dia, kalau lokasi daerah saya dekat dengan rumah, saya pun dapat laporan dari teman-teman di lapangan.Saya sendiri saat ini sedang di jauh bukan di lokasi tersebut.
Kebetulan saya sedang ada tugas di luar kota.

Dia menambahkan baguslah diamankan polisi dijadikan pelajaran untuk manusia yang beragama. Masih ada yang primitif dan aliran tersebut sudah bubar dahulu,sekarang mereka berani muncul lagi.

Sementara itu, Kasat intelkam AKP Sely Eldiansyah langsung melakukan penanganan.

“Kami dari kepolisian Kasat intelkam AKP Sely Eldiansyah beserta Polsek Cigeulis dibawah pimpinan Iptu Bayu Triatmaka langsung melakukan evakuasi anggota aliran yang diduga sesat ke Polsek Cigeulis guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan kemudian semua penganut aliran tersebut akan di amankan ke Polres Pandeglang,”Katanya dalam siaran tertulis Kamis,(11/03/2021)

Dijelaskanya, tim petugas melakukan penggalangan Toga, Tomas, menghindari terjadinya ancaman dari tokoh agama di Kecamatan Cigeulis.

” Saat ini sedang dilakukan interogasi terhadap penganut aliran tersebut,”pungkasnya.

Artikel sebelumyaTragedi Kecelakaan Tunggal di Tanjakan Cae Wado Sumedang 27 Orang Korban Tewas
Artikel berikutnyaMasyarakat Desa Sampora Sukabumi Endus Dugaan Korupsi Berjamaah, Ditemukan Tumpang Tindihnya Nama Penerima BLT-DD 2020