Sungguh Tak Bermoral, Suami Jajakan Istrinya di Aplikasi Michat Untuk Jadi PSK di Karawang

425

KARAWANG,jawabarat.indeksnews.com_ Suguh bejad dan tak bermoral, sebagai suami AE (24) tega menjajakan wanita yang tiada lain adalah istrinya di aplikasi kencan Michat. AE dengan pulgar menawarkan jasa kencang singkat esek-esek dengan wanita pemuas birahi yang tiafa istrinya sendiri dengan tarif Rp 600 ribu.

Informasi yang dihimpun,mencuatnya kelakuan tak bermoral AE warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, dimana telah menjadikan istrinya berinisial WYP, sebagai pekerja seks komersial (PSK) secara online, akhirnya terungkap pihak kepolisian.

“Tersangka berinisial AE (24) merupakan suami korban, dengan tak bermoral istrinya yang seharusnya dijaga harga dirinya, eh malah dijajakan diaplikasi Michat, dengan sekali kencan sekitar Rp 600 ribu,” kata
AKP Oliestha Ageng Wicaksan Kasatreskrim Polres Karawang, Kamis (11/03/21).

Bermoral
Foto Dokumentasi : Barang Bukti yang diambil dari Aplikasi Michat, AE jajakan istrinya dengan tarif Rp 600 ribu sekali kencan.

Praktik prostitusi online dengan menggunakan aplikasi Michat terungkap setelah warga setempat mencurigai aktivitas di rumah pasangan AE dan WYP yang kerap mencurigakan dan seringkali ada pria yang bertamu kekediaman tersangka.

“Setelah tim melakukan pengintaian dan mendatangi rumah tersangka, ternyata ada tamu seorang pria yang berada di kamar istri (WYP) tersangka. WYP tengah memakai pakaian seksi. Sementara AE berada di ruang tamu. Saat diinterogasi oleh warga, tersangka mengakui telah melakukan praktik prostitusi dan menjadikan istrinya sebagai pekerja seks,” ungkap AKP Oliestha Ageng.

Dalam aksinya, tersangka AE menawarkan atau mempromosikan seorang perempuan yang merupakan istrinya (WYP) sendiri untuk berkencan esek-esek di aplikasi Michat.

“Tersangka mengaku menawarkan jasa perempuan sekomersil yang dilakukan istrinya sendiri untuk satu kali kecan hubungan badan dengan pria hidung belang dengan tarif yang sudah disepakati,” jelas diam

Atas perbuatan yang dilakukan AE, dengan bejad menjual kemolekan tubuh istrinya untuk melayani pria hidung belang dengan pulgar dijajakan di aplikasi media sosial.

“Tersangka AE dikenai Pasal 47 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau Pasal 506 KUHP,” tandas dia.**

Artikel sebelumyaWebinar PWI Pusat, Perlu Revisi Undang-Undang ITE
Artikel berikutnyaAliran Sesat Hakekok Diadopsi Ajaran Abah Edi