Pembuat Video Hoax Jaksa Terima Suap Kasus HRS Berhasil Ditangkap

223
Pembuat Video Hoax Jaksa Terima Suap Kasus HRS Berhasil Ditangkap
F Pe;aku Pembuat video hoax suap Jaksa JPU diamankan Intel Kejati Sulsel, serta aparat Polres Takalar di kediamannya ft istw
JAKARTA,banten.indeksnews.com – Pelaku pembuat video hoax yang menarasikan Jaksa terima suap dalam sidang kasus kerumunan dan swab tes Habib Rizieq Shihab (HRS) berhasil ditangkap di Kabupaten Takalar, Sualwesi Selatan (Sulsel) pada hari ini, Senin (22/3).

“Tadi itu pelaku pembuat video hoax diambil ke kantor jam setengah tujuh pagi,” kata Kajari Takalar Salahuddin, Senin (22/3/2021).

Dia mengatakan, Pelaku pembuat video hoax oknum JPU.  F(18) ditangkap tim gabungan yang terdiri dari Intel Kejari Takalar, Intel Kejati Sulsel, serta aparat Polres Takalar di kediamannya di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Takalar.

“Iya (Pelaku diamankan sebagai terduga penyebar hoax jaksa penerima suap dalam sidang kerumunan dan tes swab Habib Rizieq Shihab),” ujar Salahuddin mengonfirmasi.

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Kejati Sulsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sebuah ponsel yang diduga sebagai alat membuat dan menyebarkan hoax turut disita.

“Sebelum dibawa di Kejati Sulsel, kami bersama Tim kembali ke tempat tinggal pelaku untuk memeriksa alat yang digunakan,” pungkas Salahuddin.

Sebelumnya, video hoax yang dimaksud menarasikan dengan voice over ‘terbongkar pengakuan seorang jaksa yang mengaku menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Shihab, innalillah, semakin hancur wajah hukum Indonesia’. Video berdurasi 48 detik itu menampilkan wawancara wartawan dengan seorang jaksa yang belakangan diketahui Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) Yulianto.

Potongan video itu memunculkan interaksi wawancara antara jaksa Yulianto dan wartawan.

‘Berapa yang ditangkap, Pak?’ kata wartawan.
‘Satu yang kita tangkap jaksa AM, yang kedua adalah AF, pemberinya,’ kata jaksa Yulianto.
‘Nominalnya?’ sahut wartawan.
‘Nominalnya 1,5, uangnya dalam bentuk pecahan rupiah dan pecahan rupiah Rp 100 ribu dan pecahan Rp 50 ribu,’ kata jaksa.
‘Ditemukan di?’ lanjut wartawan itu.
‘Ditemukan di tempat kos oknum jaksa,’ ungkap jaksa mengakhiri.

BACA JUGA:  Polda Banten Sita 24.000 obat-obatan daftar G saat Patroli PPKM
Artikel sebelumyaKuli Bangunan di Sukadiri Tangerang Dicokok Polisi karena Jadi Pengecer Togel
Artikel berikutnyaViral di Medsos, Ustadz di Bekasi Gandakan Uang Pakai Jenglot