KKDN Hari Terakhir Mahasiswa Prodi DRK Unhan, Siswa Khin Dari Myanmar Studi Konflik dengan Anggota DPR RI Dapil Aceh

225
KKDN Hari Terakhir Mahasiswa Prodi DRK Unhan, Siswa Khin Dari Myanmar Studi Konflik dengan Anggota DPR RI Dapil Aceh
Bappeda Provinsi Aceh Ahmad Dadek Kepala dan anggota DPR RI Dapil Aceh Nasir Djamil ft Unhan
BOGOR,banten.indeksnews.com– KKDN hari terakhir Mahasiswa Prodi DRK Unhan RI melaksanakan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) online hari terakhir di Aceh, secara daring zoom meeting. Kamis, 25/03/2021.

KKDN hari terakhir menghadirkan narasumber diantaranya Bappeda Provinsi Aceh Ahmad Dadek Kepala dan anggota DPR RI Dapil Aceh Nasir Djamil dengan topik optimalisasi peran Otsus sebagai salah satu faktor resolusi konflik dan perdamaian positif di Aceh.

Yang menarik saat KKDN hari terakhir UNHAN pada sesi diskusi adalah pertanyaan dari Siswa asal Myanmar Khin Zar Lie. Melakukan study konflik di Myanmar dan konflik di Aceh kepada Nasir Djamil Anggota DPR RI Dapil Aceh. Khin Zar Lie menanyakan terkait pembakaran ‘cruch’ di Aceh Sigli.

Nasir Djamil menjelaskan bahwa masyarakat Aceh sangat menghormati keberagaman beragama, tidak pernah ada konflik antar umat beragama sepanjang sejarah konflik bersenjata masa lalu di Aceh. Myanmar sebuah negara yang juga banyak diwarnai konflik, baik konflik agama, suku dan terakhir konflik berujung kudeta militer. Diharapkan mahasiswa DRK Unhan RI harus hadir menjadi juru damai bagi setiap wilayah di NKRI. Serta selalu berfikir yang terbaik bagi kemajuan daerah.

Mahasiswa Prodi Manajemen Bencana (MB) Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Unhan RI melaksanakan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh dipimpin oleh Dekan FKN Unhan RI Marsma TNI Dr. Syamsunasir, S.Sos., M.M., C.Fr.A didampingi Sesprodi Manajemen Bencana Kolonel Kes. Dr. IDK. Kertawidana, SKM., MKKK., CIQnR., CIQaR dilaksanakan secara daring zoom meeting. Senin, (22/03).

Pserta KKDN UNHAN
Peserta virtual KKDN UNHAN

KKDN hari pertama menghadirkan Narasumber antara lain dari BMKG Kepala Stasiun Geofisika Mataie Banda Aceh Djati Cipto Kuncoro, S.Si dan Dandim Pidie Jaya Letkol Arh Tengku Sony Sonatha, SE, M.I.P. dimoderatori oleh Dr. Adi Subyanto, S.Si., M.Han selaku Dosen tetap MB dan Dosen MB Dr. Fauzi Bahar.

BACA JUGA:  AKBP Bronto Budiyono Sebut Bom Lontong Milik Kelompok MIT Berdaya Ledak Tinggi

Kepala Stasiun Geofisika Mataie Banda Aceh memaparkan materi tentang Potensi dan Ancaman Gempabumi dan Tsunami di Kabupaten Pidie Jaya untuk Mendukung Keamanan Nasional, dijelaskan secara komprehensif dari alat sensor yang dimiliki BMKG sebagai early warning systems yang dapat mendeteksi bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh khususnya Pidie Jaya, berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat, BPBD, masyarakat, dan sinergitas pentahelix lainnya sebagai upaya pencegahan sampai setelah terjadinya bencana. Peserta MB sangat antusias atas paparan yang telah diberikan oleh narasumber dengan 10 pertanyaan dari mahasiswa secara lisan dan dijawab secara jelas oleh narasumber.

Dilanjutkan paparan dari Dandim Pidie Jaya menjelaskan tentang Peran TNI dalam Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pidie Jaya Guna Mendukung Keamanan Nasional, berisi gambaran tentang peran dan kesiapsiagaan TNI dalam penanggulangan bencana alam dari program prabencana sampai pasca bencana di wilayah Kodim 0102 Pidie Jaya dan sinergitasnya.

KKDN dihadiri oleh 25 Mahasiswa Prodi MB S2, 7 Dosen, dan 2 pendamping staf prodi Manajemen Bencana.

Mengetahui : Kabag Humas Unhan RI.

Artikel sebelumyaTak Masuk 10 Besar Pemain Termahal Serie A, Estimasi Pasaran CR7 Terus Menurun
Artikel berikutnyaLKN NSI Lembaga kajian nawacita berkunjung kepada Don Bosco