Pemkot Tangsel Lantik Guru Honorer Menjadi PPPK

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Walikota Tangsel melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
TANGSEL,banten.indeksnews.com – Pemkot Tangsel berharap mendapatkan jatah lebih banyak dalam penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) pada 2021. Pasalnya, Tangsel kekurangan pegawai dan banyak pegawai memasuki masa pensiun tahun ini.

“Mudah-mudahan Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) memberikan formasi yang lebih banyak buat Tangerang Selatan,” ujar Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Pemkot Tangsel, Apendi, Rabu (24/3/2021).

Menurut Apendi, sampai saat ini baru terdapat 4.994 aparatur sipil negara (ASN) yang tersebar di 38 organisasi perangkat daerah (OPD). Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan Pemkot Tangsel yang seharusnya memiliki sekitar 11.000 pegawai.

“Sekarang ASN kami kurang lebih 4.994 orang. Itu sudah termasuk 197 PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” kata Apendi.

“Kalau dihitung kebutuhan itu hampir 11.000-an (pegawai). Kan kami ada 38 OPD,” sambungnya.

Kekurangan tersebut semakin bertambah dengan adanya 200 pegawai di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang akan memasuki masa pensiun pada 2021.

Dengan begitu, kata Apendi, diperlukan pembukaan penerimaan pegawai baru baik untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun PPPK.

“Yang pensiun saja pada tahun ini ada 200 lebih pegawai, otomatis ya dibutuhkan penambahan,” jelas Apendi.

Saat ini pemerintah Kota Tangsel masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait pembukaan seleksi penerimaan CASN tersebut.

“Informasinya sudah ada. Tetapi belum tahu berapa formasi yang diberikan, baik untuk yang CPNS maupun yang PPPK,” ungkap Apendi.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan seleksi penerimaan CASN, yakni CPNS dan PPPK, akan kembali dibuka dalam waktu dekat.

Plt Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko mengatakan, pembukaan pendaftaran CASN akan dimulai terlebih dahulu untuk sekolah kedinasan, yang dijadwalkan pada April mendatang.

“Rekrutmen bagi CASN akan dimulai dengan pembukaan pendaftaran untuk sekolah kedinasan yang rencananya akan dimulai pada bulan April,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin lalu.

Teguh menambahkan, rekrutmen akan dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran guru PPPK, PPPK non-guru, dan CPNS yang direncanakan pada Mei atau Juni.

“Jika ada informasi terbaru terkait jadwal ataupun proses seleksi CASN, akan kami sampaikan melalui website resmi Kementerian PANRB,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan, tahun ini pemerintah membuka sekitar 1,3 juta formasi untuk PNS dan PPPK.

Dari 1,3 juta formasi tersebut, jumlah kebutuhan untuk guru PPPK sebanyak satu juta formasi, pemerintah pusat sebesar 83.000 formasi, dan pemerintah daerah sebesar 189.000 formasi.

Tjahjo juga menerangkan khusus untuk lowongan guru akan dibuka dengan skema PPPK. Tak hanya itu eks guru honorer dan lulusan pendidikan profesi guru yang tidak mengajar diperbolehkan untuk melamar.

“Bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan fasilitas bagi tenaga-tenaga honorer meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tes seleksi, dan memberikan kesempatan tes sebanyak tiga kali,” katanya, Jum’at 19 Maret 2021.

Lebih lanjut Tjahjo menjelaskan, proses seleksi akan dilaksanakan di Kantor Pusat BKN, Kantor Regional BKN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, atau tempat tes tambahan lain yang telah dibiayai BKN maupun dibiayai mandiri oleh instansi pembuka lowongan.

-
Artikel sebelumyaDiduga Depresi Pria Paruhbaya di Sukabumi, Nekad Gorok Leher Pake Golok
Artikel berikutnyaAhmed Zaki Iskandar: Untuk KabTangerang RKPD tahun 2021 ini, ditahun 2022 semuanya kita fokuskan untuk sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan