Bupati Sukabumi Tegaskan Dalam Musrenbang, Dokumen Rencana Pembangunan Harus Berkualitas Transparan dan Akuntabel

SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com-Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati H. Iyos Somantri juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara menegaskan, terealisasi dan terciptanya percepatan pembangunan di daerah. Harus dilakukan persiapan Tahapan Puncak Dalam Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dituangkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Hal tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H Marwan Hamami saat membuka acara Musrembang untuk penyusunan RKPD Kabupaten Sukabumi Tahun 2022 di salah satu hotel dikawasan Palabuhanratu. Selasa (30/03/21).

“Melalui musrenbang ini diharapkan akan tersusun dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas, transparan, dan akuntable sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2022,” ujar Bupati Sukabumi H Marwan Hamami.

Marwan menjelaskan, Musrenbang RKPD tahun 2021 ini merupakan bahan untuk penyusunan RKPD Kabupaten Sukabumi Tahun 2022. Musrenbang wajib dilakukan bertujuan untuk penyelarasan dan kesepakatan program prioritas pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Melalui pengembangan sektor unggulan daerah, seperti sektor pertanian, pariwisata dan juga sumber pertumbuhan ekonomi lainnya. Itu semu harus menjadi lokomotif dalam pembangunan daerah yang dapat memulihkan ekonomi daerah.

“Selain pertanian dan pariwisata, semua sektor harus berdaya, pertanian dan pariwisata, kita harus mengelola kekayaan alam, manusia dan budaya yang didukung digitalisasi supaya mempermudah promosi dan akses informasi,” jelas Marwan.

Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri mengapresiasi hasil evaluasi capaian Program RPJMD Tahun 2016-2021. Sebagaimana hasil Pemeriksaan akhir masa jabatan Kepala Daerah yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat yang memperoleh Nilai 77,26 Dengan Kategori Penilaian “Baik” Untuk Kabupaten Sukabumi.

“Saya mengucapkan terima-kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi nyata terhadap pencapaian kinerja yang telah kita capai sampai dengan saat ini,” kata Iyos.

Namun demikian, lanjut Iyos pekerjaan rumah Pemkab Sukabumi diakui masih sangat banyak yang harus diperhatikan, terutama karena tahun 2020 banyak kegiatan prioritas pendukung capaian visi-misi yang harus ditunda dalam pelaksanaannya.

“Penundaan karena refocusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19,” jelas Iyos.**

-
Artikel sebelumyaSimak Disini Hasil Seleksi Penerima Beasiswa Wali Kota Sukabumi 2021 di Universitas Nusa Putra
Artikel berikutnyaAirin Rachmi Diany Resmikan Puskesmas Ciater, Merupakan Puskesmas ke 32 Yang Dimiliki PemKot Tangsel