Nasir Abas : Mereka Yang Selalu Benci Pemerintah, Mudah Direkrut Sebagai Terorisme

316
Nasir Abas : Mereka Yang Selalu Benci Pemerintah, Mudah Direkrut Sebagai Terorisme
Nasir Abas Mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiah (JI) ft istw
JAKARTA,banten.indeksnews.com –  Nasir Abas berpandangan Bom bunuh diri yang meledak di Katderal Makassar, Minggu (28/3/2021) Berdasarkan pengalaman, Mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiah (JI) untuk wilayah Filipina, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan, sewaktu aktif melakukan perekrutan untuk JI, orang yang sudah punya sikap benci terhadap pemerintah memang akan lebih mudah direkrut dibanding orang yang masih nol.

Terkait temuan atribut FPI (sudah dilarang oleh pemerintah) di sejumlah wilayah pasca peledakan bom katedral Makassar. Itu bisa diduga FPI yang selalu melakukan protes atau kritis terhadap pemerintah tentu diikuti oleh anggota serta simpatisannya. Mereka inilah yang kemudian menjadi sasaran empuk untuk direkrut oleh jaringan teroris seperti JAD, tutur Nasir Abas.

Nasir Abas melanjutkan “Jangankan FPI, polisi, anggota TNI, dan PNS pun sudah ada yang terpapar dan direkrut oleh jaringan teroris,” tegasnya.

Intinya orang yang direkrut untuk dijadikan pelaku teror bom bunuh diri adalah mereka yang punya sikap benci kepada pemerintah, tandasnya.

Bibit awalnya bisa jadi dari sikap intoleren dalam bermasyarakat. Walaupun bukan pelaku teror yang meledakan bom bunuh diri. Dari mereka yang intoleren itulah penyebaran aksi radikalisme dan terorisme terjadi, pungkasnya.

BACA JUGA:  Beberapa Cafe di Lembang Ditutup Paksa Satpol PP KBB, Langgar Aturan PPKM Level 4
Artikel sebelumyaMabes Polri Monitor Penanganan Kasus Kekerasan Jurnalis Tempo
Artikel berikutnyaPolresta Tangerang Grebeg Oknum Kades Desa Sentul Balaraja, Pesta Sabu