Polresta Tangerang Grebeg Oknum Kades Desa Sentul Balaraja, Pesta Sabu

511
Polresta Tangerang Grebeg Oknum Kades Desa Sentul Balaraja, Pesta Sabu
Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, saat konferensi pers di Aula Polresta Tangerang Polda Banten ft istw
KAB.TANGERANG, banten.indeksnews.com –  Polresta Tangerang Polda Banten menggerebek oknum Kepala Desa (Kades) Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang berinisial NA (49 tahun) di rumahnya pada Jumat, 19 Maret 2021. Tersangka NA ditangkap bersama 4 orang rekannya yakni JS (43 tahun), MH (31 tahun), KA (31 tahun), dan SA (42 tahun).

Dari penggrebekan oleh petugas Polresta Tangerang itu, para tersangka memberi keterangan bahwa mendapatkan narkotika jenis sabu dari tersangka AND (37 tahun). Polisi pun langsung bergerak menciduk AND tidak jauh dari lokasi penggrebekan.

“Tersangka NA kami tangkap bersama 5 temannya saat pesta narkoba jenis sabu,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, saat konferensi pers di Aula Polresta Tangerang Polda Banten pada Rabu, 31 Maret 2021.

Dikatakan Wahyu, dalam penggerebekan itu polisi menemukan 1 paket alat hisap sabu terdiri 1 buah bong yang terbuat dari bekas botol air mineral. Polisi juga mengamankan 1 buah pipa kaca yang berisikan narkotika jenis sabu. (satu) paket alat hisab sabu yang terdiri dari 1 (satu) buah bong yang terbuat dari bekas botol air zam-zam.

“Juga diamankan sebuah pipa kaca yang berisikan narkotika jenis sabu sisa pakai dengan berat brutto 1,05 gram,” terang Wahyu.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukan minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tukas Wahyu.

Wahyu memastikan, pengusutan kasus itu masih terus dilanjutkan guna kepentingan pengembangan. Wahyu pun menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi
Artikel sebelumyaNasir Abas : Mereka Yang Selalu Benci Pemerintah, Mudah Direkrut Sebagai Terorisme
Artikel berikutnyaKemenkumham Tolak KLB Deli Serdang, Salah Satu Alasan Merujuk AD/ART Partai Demokrat 2020, Kubu Muldoko Cs Tak Tinggal Diam