Polda Jawa Tengah Tindaklanjuti Kasus Polwan Selingkuh di Hotel Semarang

100
Polda Jateng Tindaklanjuti Kasus Polwan Selingkuh di Hotel Semarang
Kapolda Jawa tengah Irjen Pol Ahmad luthfi ft istw
JAWA TENGAH, banten.indeksnews.com – Polda Jawa Tengah tindak lanjuti oknum Polwan yang digrebek selingkuh oleh suaminya di salah satu hotel daerah Semarang kini tengah diperiksa.

Sebagaimana dilansir dari Tribunjateng pada Rabu (31/3/21), Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, dua oknum Polisi tersebut telah ditarik ke Polda dan saat ini dalam tahap pemeriksaan.

“Sudah kami tarik ke Polda Jawa Tengah dan saat ini sedang kami periksa,” tuturnya saat ditemui di kantor Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/3/21).

Menurut Kapolda, pemberian sanksi kepada anggota kepolisian harus melalui sidang.
Setelah melalui persidangan baru dapat diputuskan sanksi yang bisa diberikan.

“Jadi nanti di proses berkas perkaranya, sidang baru bisa diputuskan apakah demosi (penurunan jabatan), penundaan (kenaikan pangkat) atau lain sebagainya,” tuturnya.

Kapolda menegaskan pemberian hukuman anggota Polisi tidak bisa dilakukan dengan cara musyawarah.

Pemberian sanksi melalui proses persidangan.

“Kedua oknum tersebut saat ini diperiksa di Polda Jateng,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Oknum polisi wanita (Polwan) viral setelah video penggerebekannya beredar di aplikasi pesan WhatsApp (WA).

Video berdurasi 2 menit 39 detik tersebut tersebar di sejumlah grup WhatsApp dan menjadi perbincangan.

“Curhat kok nganti tekan kamar. (Curhat kok sampai masuk kamar),” ucap pria yang melabrak pasangan di dalam video tersebut dan belakangan diketahui sebagai suaminya.

Pria yang menggerebek tersebut bernama Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi, seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Saat dimintai konfirmasi, Doni membenarkan kejadian yang videonya viral itu.

BACA JUGA:  Kemensetneg Ambil Alih TMII dari Tangan Keluarga Cendana, Tak Pernah Setor Pendapatan ke Kas Negara