DPR RI Heri Gunawan, Apresiasi Peluncuran Kredit Center dan Portal Pengaduan Restrukturisasi Kredit di Kota Solo Jateng

153
JAKARTA,banten.indeksnews.com-Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengapresiasi terobosan yang di lakukan Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Solo, dalam kolaborasi meluncurkan Kredit Center dan Portal Pengaduan Restrukturisasi Kredit (PPRK). 

Program tersebut, Heri Gunawan menilai diperuntukkan bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk mendapatkan informasi, kemudahan berkonsultasi ataupun bisa sebagai layanan pengaduan dengan langsung menghubungi Call Center. Pasalnya, masih ada yang merasa kesulitan dalam mengajukan perkreditan di Jateng. Dengan adanya program tersebut, Heri berharap bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi yang tepat.

“Saya melihat program tersebut sangat bagus dan menarik, yang mungkin bisa di contoh bagi provinsi lain, hal tersebut dalam membantu masyarakat dan pelaku Usaha Kecil dan Menengah dalam memberikan solusi terkait masalah KUR (Kredit Usaha Rakyat). Saya mendengarkan hasil dari pemaparan bahwasannya ada kurang lebih 1400 pelaku UMKM yang sudah menggunakan sarana call center ini. Artinya,  program tersebut sudah berjalan dengan baik dan sangat dibutuhkan para pelaku UMKM,” kata Heri Gunawan, dilansir website resminya, usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI terkait penyaluran KUR di Kota Solo, Jateng, Kamis (25/03/21) lalu.

Heri Gunawan

Heri Gunawan menyampaikan, dengan adanya terobosan Kredit Center dan Portal Pengaduan Restruktirasi Kredit, serta Call Center, diharapkan bisa menjadi solusi terhadap permasalahan yang menyangkut permodalan ataupun masalah pasar.

“Masyarakat ataupun pelaku usaha UMKM bisa berkonsultasi sejumlah hal terkait kredit, di antaranya penurunan suku bunga, perpanjangan waktu kredit, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, ataupun penambahan kredit atau pembiyayaan,” ujar Hergun sapaan akrabnya.

Hasil dari konsultasi tersebut, Lanjut Hergun nantinya diharapkan bisa memberikan pencerahan yang selama ini menjadi persoalan masyarakat, yang nantinya dari hasil konsultasi ini akan ditindaklanjuti OJK Jateng, Perbarindo, Perbanas dan APPI.

“Saya mengharapkan dengan adanya terobosan yang diluncurkan Pemerintah Jawa Tengah bisa membantu masyarakat dan pelaku UMKM untuk mendapatkan informasi yang diinginkan secara jelas dan tidak lagi kesulitan dalam berkonsultasi atau mendapatkan informasi bisa langsung tertangani oleh pihak-pihak yang terkait,” harap legislator dapil Jawa Barat IV ini.

DPRD

Seperti diketahui, Hergun menilai peluncuran program Kredit Center dan Portal Pengaduan Restrukturisasi Kredit adalah sebagai bentuk komitmen pemda, OJK, Kanwil Dirjen Perbendaharaan, dan Industri Jasa Keuangan dalam rangka melaksanakan program untuk mendukung akselerasi  pemulihan ekonomi Jateng.

“Untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong kebangkitan UMKM di Jateng, OJK menyusun program “UMKM Bangkit” untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam new normal dengan melakukan pendampingan,” paparnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Januari 2021 realisasi KUR Jateng mencapai sebesar Rp 3,14 triliun. Realisasi ini menempatkan Jateng menjadi provinsi penyalur KUR terbesar secara nasional dengan share mencapai 18,26 persen dari total realisasi KUR Nasional.

Sementara berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah,  data pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Jawa Tengah per Januari 2021 sebesar  Rp 19,38 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 5.116 debitur. (rni/sf/red)

Heri Gunawan