Jazilul Fawaid Politisi PKB : Ada Tiga  Kementerian Bakal Direshuffle Jokowi

326
Jazilul Fawaid Politisi PKB : Ada Tiga Kementerian Bakal Direshuffle Jokowi
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid ft istw
JAKARTA,banten.indeksnews.com– Jazilul Fawaid Wakil Ketua Umum PKB menanggapi Rencana reshuffle menteri oleh Presdien Jokowi hingga saat ini masih menjadi perbincangan sejumlah partai politik koalisi pendukung pemerintah.

Jazilul Fawaid menilai bahwa terdapat tiga pos kementerian yang akan dirimbak (reshuffle) Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya prediksi ada tiga Menteri yang akan di reshuffle atau dimutasi,” kata Jazilul Fawaid kepada wartawan, Rabu (14/4).

Namun, Dia enggan menyebut lebih jauh soal sosok atau Menteri yang akan dirombak oleh Presiden Jokowi. Ia hanya meminta masyarakat untuk menunggu kabar langsung dari Presiden Jokowi.

“Kita sabar saja, menunggu langsung dari presiden,” kata dia.

Diketahui, kabar reshuffle mencuat setelah DPR menyetujui penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud. Selain itu, DPR juga setuju dengan adanya Kementerian Investasi.

Ia meminta masyarakat sabar menunggu keputusan resmi dari Presiden Jokowi.

“Saya tidak ingin mendahului, sabar saja nunggu dari presiden,” ujarnya.

Reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali mencuat setelah pemerintah berencana menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, pemerintah juga mengubah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi.

Tak lama setelah wacana tersebut bergulir, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut, Presiden Joko Widodo segera melantik dua menteri baru di Kabinet Indonesia Maju.

Keduanya yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dikbud/Ristek) dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

“Presiden Insya Allah akan melantik menteri baru, Menteri Dikbud/Ristek, Menteri Investasi/Kepala BKPM,” kata Ngabalin melalui akun Twitter pribadinya, @AliNgabalinNew, Rabu (14/4/2021). Cuitan tersebut telah diizinkan Ngabalin untuk dikutip Kompas.com.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi

Saat dikonfirmasi lebih lanjut melalui sambungan telepon, Ngabalin menyebut bahwa pelantikan menteri baru kemungkinan akan dilakukan pada pekan ini.

Namun, mengenai detail waktunya, ia belum dapat memastikan.

“Saya berkeyakinan kuat kalau pekan ini Bapak Presiden melakukan itu. Tapi kalau pun tidak, mungkin minggu depan,” ujarnya.

Artikel sebelumyaAstra Honda Motors Abai, Walaupun KPPU terus mendakwa monopoli oli
Artikel berikutnyaEnam Mahasiswa Ini Raih Medali Emas di Rusia, Berhasil Ubah Limbah Masker Jadi Produk Gasoline”ProstyGas”