Pemkab Tangerang Sudah Lakukan Vaksinasi Covid-19 Pada 66 ribu warga

134
Pemkab Tangerang Sudah Lakukan Vaksinasi Covid-19 Pada 66 ribu warga
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Pemkab Tangerang, dr. Hendra Tarmizi ft istw
KAB TANGERANG – Pemkab Tangerang, Banten khususnya dinas kesehatan sampai dengan hari ini sudah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 66 ribu warga Kabupaten Tangerang.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Pemkab Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, penyuntikan yang dilaksanakan di seluruh rumah sakit serta Puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang, membuat Kabupaten Tangerang sudah mencapai target penyuntikan vaksin yang ditetapkan oleh provinsi Banten.

Berdasarkan jumlah penduduk, dr hendra mengakui kalau masih banyak lansia yang belum divaksin di wilayah Pemkab Tangerang.

“Untuk dosis pertama sebagian sudah selesai, dan untuk lansia sendiri sudah 99 persen penyuntikan dosis pertama,” katanya . Rabu (14/4).

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang sendiri mengakui masih kurangnya ketersediaan vaksin yang didistribusikan oleh Provinsi Banten.

Dilain tempat RSUD Kabupaten Tangerang alami penurunan jumlah pasien covid-19 yang dirawat. Adanya penurunan diduga karena program vaksinasi yang telah diberikan.

“Sampai dengan April 2021 dibandingkan dengan Januari 2021 ada penurunan yang sangat signifikan, mungkin saja ada efek dari program vaksinasi itu sendiri,” ujar Humas RSUD Kabupaten Tangerang Liliek Kholidah.

Liliek menuturkan, saat ini hanya 17 pasien covid-19 yang dirawat. Sebelum ada program vaksinasi, Liliek menambahkan sebanyak 40-50 pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang.

“Kalau dilihat ada penurunan sekitar 50 persen. Saat ini di RSUD Kabupaten ada tempat, untuk HCU sendiri nanti dilihat lagi sama dokternya ini pasien perlu perawatan intensif atau tidak. Kalau ruang perawatan biasa ada,” katanya.

Liliek menjelaskan, program vaksinasi tidak hanya berdampak pada penurunan jumlah pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. Tapi, kata Liliek, juga dibarengi dengan penurunan paparan kasus covid-19 di lingkungan rumah sakit.

BACA JUGA:  Pemprov Banten segera ajukan proyek strategis ke Satgas Investasi.

“Yang terpapar di RSUD menurun sekali, data dari karyawan kita yang kena menurun dari per Januari, karena paling tinggi itu Desember-Januari. Untuk datanya saya belum memegangnya,” jelasnya.