Siti Aisyah Tuti Handayani Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kakak Ipar Ridwan Kamil Dicokok KPK

515
Siti Aisyah Tuti Handayani Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kakak Ipar Ridwan Kamil Dicokok KPK
Siti Aisyah dan Ade Barkah menuju Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK Gedung Merah Putih ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Siti Aisyah Tuti Handayani anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani dan anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2019-2024 Ade Barkah Surahman. usai pemeriksaan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Siti Asiyah merupakan kakak ipar dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dia ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan Provinsi Kabupaten Indramayu Tahun anggaran 2017-2019.

“Penyidik KPK melakukan penahanan kepada kedua tersangka tersebut masing-masing untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 15 April 2021 sampai dengan 4 Mei 2021,” ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4). Lili mengatakan, Siti Aisyah dan Ade Barkah akan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK Gedung Merah Putih.

“Masing-masing tersangka ditahan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih,” kata Lili.

Penetapan tersangka terhadap kedua legislator Jabar itu merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat mantan Bupati Indramayu Supendi.

Ade Barkah diduga menerima uang sebesar Rp750 juta dari pihak swasta bernama Carsa ES. Carsa sendiri telah divonis 2 tahun penjara pada 2020 silam lantaran terbukti menyuap Supendi.

Sementara itu, SitiĀ  diduga menerima uang Rp1,05 miliar dari Abdul Rozak Muslim yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini dan telah menjalani persidangan sebagai terdakwa. Uang Rp1,05 miliar itu merupakan bagian dari Rp9,2 miliar yang diterima Rozak dari Carsa ES.

Uang itu diberikan agar Ade Barkah dan SitiĀ  memastikan proposal pengajuan dana bantuan keuangan provinsi Jabar untuk kegiatan peningkatan jalan kepada pihak Dinas PUPR Kabupaten Indramayu diperjuangkan oleh Ade selaku wakil ketua DPRD Provinsi Jabar dan Rozak selaku anggota DPRD Provinsi Jabar.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang

Lili menjelaskan bahwa Ade Barkah dan Siti beberapa kali menghubungi BAPPEDA Provinsi Jabar guna memastikan usulan-usulan pekerjaan jalan yang Carsa ES ajukan di Kabupaten Indramayu.

“Carsa ES mendapatkan beberapa pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jalan dari anggaran Tahun Anggaran 2017 – 2019 yang bersumber dari bantuan Propinsi Jawa Barat dengan nilai seluruhnya sekitar Rp160,9 miliar,” ujar Lili.

Artikel sebelumyaGubernur Banten Akhirnya Tanggapi Aspirasi Masyarakat dan Sayembarakan Desain Tugu Pamulang
Artikel berikutnyaJeff Smith Positif Gunakan Ganja, Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka, ini Kronologinya