PPNI Persatuan Perawat Nasional Indonesia mengutuk keras tindakan Penganiayaan Perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan.

285
PPNI Persatuan Perawat Nasional Indonesia mengutuk keras tindakan Penganiayaan Perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan.
Pelaku Berkaos Merah Lakukan Penganiayaan pada Perawat ft ss
PALEMBANG, banten.indeksnews.com – PPNI Persatuan Perawat Nasional Indonesia  mengutuk keras tindakan penganiayaan Perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Jumat 16 April 2021.

PPNI mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan merekomendasikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku sesuai hukum yang ada.

“Tindak kekerasan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas profesinya merupakan ancaman terhadap keamanan di tempat kerja dan sistem pelayanan kesehatan,” bunyi pernyataan PPNI yang ditandatangani Ketua Umum Harif Fadhillah dan Sekretaris Jenderal Mustikasari.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri mengatakan pihaknya telah menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang.

“Pelaku sudah ditangkap. Inisial JT, 38 tahun. Dia ngaku polisi dan pekerjaannya ternyata pedagang. Sekarang pelaku sedang diperiksa di Polrestabes Palembang,” kata Eko Jumat (16/4/2021) malam.

Seperti diberitakan pelaku melakukan tindakan main hakim sendiri dengan menampar korban menggunakan kepalan tangan hingga perawat malang itu terjatuh ke lantai dan meminta korban meminta maaf dengan bersujud, Kamis kemarin.

Pelaku juga menendang perawat perempuan itu, lalu kendati dipegangi oleh kepala ruangan, pelaku masih melakukan penganiayaan dengan menjambak rambut perawat tersebut.

Kompol Tri Wahyudi turun langsung ke lapangan untuk menangkap pelaku. Namun belum dijelaskan detail mengenai kronologi penangkapan tersebut.

“Ya ini kita masih di jalan, nangkapnya bareng sama Kasat Reskrim.

Artikel sebelumyaWakapolsek Klaten Dicopot dari Jabatannya, Imbas Gagahi Istri Orang
Artikel berikutnyaGubernur Jabar Ridwan Kamil Sambut Aplikasi e-Perda