Polres Cianjur Bakal Jaga Ketat Jalur-jalur Tikus, Antisipasi Pemudik Bandel

212
Polres Cianjur Bakal Jaga Ketat Jalur-jalur Tikus, Antisipasi Pemudik Bandel
Jalur Puncak Cianjur FT BIN
JAWA BARAT, banten.indeksnews.com-  Polres Cianjur memastikan akan melakukan penjagaan ketat terhadap jalur-jalur tikus, guna mencegah pemudik yang nekat pulang kampung. Penyekatan di Kabupaten/Kota lain menuju Cianjur dinilai akan menekan jumlah pemudik Lebaran.

Dikatakan KBO Satlantas Polres Cianjur Iptu Yudhistira, ada 8 titik pendekatan di setiap perbatasan Cianjur dengan Kabupaten lain. Meski begitu, Yudis memastikan pihaknya juga akan memantau jalur-jalur tikus.

Kakorlantas Wanti-wanti Anggota Tak Loloskan Pemudik, Sanksi 2 Kali Lipat! Mengingat, besar kemungkinan banyak pemudik yang akan menggunakan akses alternatif minim apa lagi di wilayah Polres Cianjur harus diperketat penjagaan untuk dapat mudik ke kampung halaman.

“Kalau di Haurwangi yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung, selain jalur utama Jembatan Citarum ada juga jalur tikus, yakni lewat jalur jembatan lama. Begitu juga di Puncak dan Gekbrong, terdapat jalur tikus yang nantinya akan di awasi,” ujar Yudhistira, Selasa (20/4/2021).

Nantinya, petugas yang berjaga akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang mencurigaan yang melintasi jalur tikus. Nantinya, petugas yang mendapati masyarakat yang nekat mudik, akan mengarahkan mereka untuk kembali.

“Jika didapati kendaraan itu berisi pemudik, apalagi tidak bawa surat bebas COVID-19, kami akan arahkan untuk kembali,” ucapnya.

Kendati begitu, Yudhistira menyebut potensi masuknya para pemudik lebaran akan minim. Pasalnya, akan ada penyekatan dan pemeriksaan kendaraan yang dilakukan petugas di setiap daerah.

“Jadi sebelum masuk pos penyekatan Cianjur, akan terlebih dulu terjaring di pos penjagaan lain. Makanya kemungkinan pemudik tahun ini tidak banyak. Tapi kami akan tetap lakukan pemeriksaan dan pengawasan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  ICW diberi waktu 1x 24 Jam Oleh Moeldoko, mengenai bisnis obat Ivermectin.
Artikel sebelumyaProyek Pembangunan KEK di Kabupaten Sukabumi dan Bogor, Bakal Memicu Lapangan Pekerjaan Untuk Ribuan Orang
Artikel berikutnyaToko elektronik di Pasar Minggu terbakar diduga karena puntung rokok