Masih Melacak Jejak BLBI ,Logical fallacy dalam Melacak jejak BLBI

460
Masih Melacak Jejak BLBI ,Logical fallacy dalam Melacak jejak BLBI
Masih melacak BLBI FT ilustrasi 3
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Masih Melacak Jejak BLBI, merupakan kesalahan yang terjadi dalam aktivitas berpikir karena penyalahgunaan bahasa dan atau relevansi. Kesesatan merupakan bagian dari logika yang mempelajari beberapa jenis kesesatan penalaran sebagai lawan dari argumentasi logis. Kamis 22 April 2021.

Logika dari Seorang sarjana hukum, jumlahnya Dana BLBI yang menunggak adalah Rp 108 trilyun, datanya misalnya mulai dari Bank Modern, Samadikun Hartono Rp 2.5 trilyun, sudah dipenjara. Bank Surya , sudwikatmono Rp 1.9 trilyun SKL. Bank Umum nasional, and Kaharuddin ongko Rp 7.8 trilyun / kejaksaan , Mohammad Bob Hasan Rp 5.34 trilyun SKL . BDNI, Sjamsul nursalim Rp 30.9 trilyun / kejaksaan , kasus ditutup .Pelita indonesia, Agus Anwar Rp 577 milyar dan itu hingga kini  masih melacak Jejak BLBI.

Masih Melacak  jejak BLBI . BANK TAKE OVER
RSI , Ibrahim risjad Rp 664 trilyun SKL .BCA , Anthony Salim Rp 26.6 trilyun, kejaksaan kasus ditutup SKL surat Keterangan Lunas .Tamara, lidya muchtar Rp 202 milyar , omar putihrai Rp 159 milyar / lunas . BANK BEKU USAHA
Papan sejahtera , Hasyim Djoyohadikusumo Rp 108 milyar SKL
BIRA , Atang latief Rp 325 milyar . namura internusa , adisaputra januardy Rp 123 milyar , james januardy, baringin MH Pangabean, Joseph januardy Rp 170 milyar / lunas .Tata , Hengky Wijaya Rp 461 milyar / kepolisian , tony tanjung Pesona kridayana Putra surya perkasa , Trijono gondokusumo Rp 5 trilyun / kepolisian
Aken , I Gde Dermawan, made sudiarta Rp 680 milyar / kepolisian
Umum Servitia , Taronojo nusa wijaya, david nusa Wijaya Rp 4.3 trilyun .Intan , Fadel Muhammad Rp 88 milyar / kepolisian .Lautan berlian , Ulung bursa Rp 615 milyar  .Putera multi Karsa, Marimutu sinivasan Rp 1.1 trilyun

BACA JUGA:  Menlu Retno: RI Terus Suarakan Isu Keseteraan Vaksin Covid 19

Walaupun datanya Rp 108 trilyun ibarat itu zaman jadul, dicari orangnya gak ada. Bank nya ditutup.

Assets nya campur dengan sertifikat bodong, atau sudah di duplikatif, atau hilang. Bayangkan sertifikat rumah dari perusahaan A nyangkut di Bank B, diakuisisi Bank C, dimerger, ditutup. Sertifikat nya dimana?

Utang BLBI bukan perkara pidana tidak bisa main pidana. Oleh karena itu penanganannya mirip pengacara gono gini, fiducia yaitu tergantung negosiasi.

Jadi misalnya masalahnya zaman jadul gono gini mantan Pejabat lama zaman listrik belum ada, akhirnya kita merembet kepada, Ayu Ting ting. Sekarang yang ada adalah Bilqis.

Bagaimana pemerintah melacak kasus ini? Ya mulai dari Bilqis. Ditanya genealogy, anak siapa? Dirunut mencapai mbah nya ya gono gini. Dengan alasan Bilqis dituntutlah Riwayat ahli waris mbah. Mungkin mbah nya sudah baik gak ada.

Itu analogi Pengacara gono gini. Hukum yang bermain adalah negosiasi atau daya power posisi tawar. Misalnya Bilqis ini kemudian mau menikah dengan Anaknya Raja, katakan dengan anak Siti nurhaliza. Nah gono gini ahli waris mbah tergantung dari settlement Raja, demikian Logikanya.

Saya Perhatikan, di negara-negara maju, perhatian empati, rasa cinta, diungkapkan kepada binatang

Ada yg anak nya dibesarkan ditemani anjing, besar bersahabat bersama. Ada yang polisi menyetop lalu lintas gara gara ada kura kura menyebrang.

Kita di Indonesia, beruntung empati diungkapkan dalam bentuk keadilan.

https://drive.google.com/file/d/1dv_CQjAgyX7nZBi0fdLxsz98YhD5Tve2/view?usp=drivesdk
power poin Melacak jejak BLBI

Artikel sebelumyaPresiden Jokowi Tinjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Akan jadi yang terbesar di Asia Tenggara
Artikel berikutnyaM Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI, Minta TNI AL dan Bakamla Berkoordinasi Untuk Pencarian KRI Naggala -402