Larangan Mudik di Tengah Kondisi Covid-19, Sejumlah Petugas Gabungan Siaga di Sejumlah Titik Pos Penyekatan

394
BOGOR,banten.indeksnews.com-Larangan mudik ditegaskan Pemerintah Pusat tahun ini. Larangan mudik lebaran tersebut disambut baik Pemerintah Daerah di sejumlah wilayah Provinsi, Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Seperti halnya disambut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dimana sudah melakukan pemetaan dan mendirikan pos-pos pengawasan dan larangan mudik lebaran guna mencegah adanya pemudik lebaran yang tidak mengindahkan larangan tegas pemerintah.

Di Kabupaten Bogor terlihat dari rencana Polres Bogor yang akan mendirikan pos-pos penyekatan arus rencana larangan mudik di sejumlah titik pusat maupun batas wilayah.

“Ya betul, penyekatan yang kami persiapkan ini merupakan tindaklanjut adanya kebijakan pusat terkait larangan mudik lebaran ditengah Pandemi Covid-19,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Kamis (22/04/21).

Kapolres Bogor membeberkan ada titik-titik penyekatan larangan mudik di Bogor akan dilakukan di sejumlah perbatasan wilayah tetangga Kabupaten Bogor. Seperti Tangerang, Depok, Cianjur dan Sukabumi.

“Seperti perbatasan wilayah Bogor dengan Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi dan Jabodetabek, kita perketat pengawasan dan penyekatan, seharusnya larangan mudik ditengah pendemi bisa dipetegas lagi,” kata AKBP Harun.

Harun mengatakan rencana penyekatan jalan arus mudik akan dimulai pada 6 hingga 17 Mei 2021 nanti bertepatan dengan diberlakukan kebijakan larangan mudik pada Lebaran 2021.

“Kalau memang poskonya kurang menyebar bisa kita tambah, lihat kebutuhan dalam merealisasikan larangan tersebut,” kata AKBP Harun.

Menurut AKBP Harun, dalam larangan yang dilakukan ada dua aturan yang akan diterapkan pada saat penyekatan berlangsung akan menerapkan beberapa pola. Pola pertama bagi masyarakat di wilayah Jadetabek dan kedua orang yang diluar Jadetabek yang akan masuk Bogor.

“Pola pertama bagi pemudik lokal atau Jabodetabek akan diperiksa sertifikat vaksin dan surat negatif antigen. Sedangkan pola kedua bagi pemudik di luar Jabodetabek yang sama sekali tidak diperkenankan melakukan perjalanan maka akan langsung diminta putar balikan secara tegas,” tandas Harun.

Polres Sukabumi (Kabupaten Sukabumi, Jabar) 

Sementara itu, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi akan menyiapkan tiga titik penyekatan dalam rangka kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021. Dalam hal ini, pihaknya akan menempatkan ratusan anggotanya bersama personel gabungan, baik dari Polsek, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi.

“Dalam kebijakan larangan mudik tahun 2021 ini, pihaknya akan melakukan penyekatan kendaraan yang masuk ke Sukabumi. Rencananya kami akan melakukan penyekatan dan pemeriksaan secara random (acak) terhadap kendaraan yang hendak masuk ke Sukabumi. Diantaranya di titik masuk Cicurug, Cibolang, dan Gunungbutak,” ujar Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Riki Fahmi Mubarok.

Untuk kebijakan kendaraan yang diperbolehkan beroperasi selama larangan mudik tahun ini. AKP Riki Fahmi masih menunggu keputusan atau instruksi dari pemerintah pusat dan Polri.

“Sepertinya kendaraan logistik yang boleh beroperasi luar daerah. Sedangkan dari luar daerah, termasuk tidak bisa memperlihatkan tes cepat antigen akan dipaksa untuk diputar balik,” tegas AKP Riki.

AKP Riki mengimbau kepada masyarakat luas yang hendak berkeinginan untuk berpergian, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, sesuai dengan anjuran pemerintah dan tetap patuhi aturan lalu lintas.

“Kami himbau untuk semua masyarakat tidak mudik atau berpergian saat bulan suci ramadan maupun menjelang lebaran. Upaya yang diberlakukan pemerintah, untuk membantu memutus penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Polres Sukabumi Kota, Jabar :

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Sujana, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih tinggi. Untuk itu, pihaknya akan menjalankan tugas penyekatan di jalan sejumlah titik atau pembatasan masuk maupun keluar Kota Sukabumi.

“Tahun ini ada dilarang mudik dan ada beberapa poin yang jadi sasaran, salah satunya penerapan protokol kesehatan,” kata AKP Sujana.

Polres Sukabumi Kota dalam teknik penyekatan, bakal mengerahkan pasukan disetiap wilayah perbatasan dan tempat keluar masuknya kendaraan dari luar kota.

“Disetiap perbatasan, nantinya akan ada pos-pos penyekatan. Jika ada yang membandel akan diiputar balik,” tandas AKP Sujana.**

Artikel sebelumyaJuliari Peter Batubara Didakwa Kasus Suap Bansos Covid-19, Kuasa Hukum Singgung Status Penyuap
Artikel berikutnyaMuktamar PKB : AMNU Gaungkan Dukungan Untuk Gus Yaqut