Polda Banten Tindak 5 Tersangka Penambang Emas Liar di Gunung Liman Lebak

283
Polda Banten Tindak 5 Tersangka Penambang Emas Liar di Gunung Liman Lebak
Alat Penambang yang diamankan Direskrimsus Polda Banten ft istw
LEBAK,banten.indeksnews.com – Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno mengatakan melalui Subdit Tipiter telah melakukan penyelidikan dan investigasi terkait perusakan alam akibat akitivitas gurandil di Gunung Liman, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

“Sudah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan atas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Lebak ini. Apalagi terkait aktivitas PETI, sejak Januari kemarin kita aktif melaksanakan penindakan-penindakan,” ungkap Dirreskrimsus. Polda Banten .Kamis (22/4).

Subdit Tipiter Polda Banten telah memproses dan telah menetapkan lima warga sebagai tersangka. Kelima warga yang ditetapkan tersangka tersebut merupakan satu jaringan, mulai dari pelaku penambangan, pengolah hingga pemasok merkuri.

Tersangka Penambang Liar di Kabupaten Lebak Ft istw
Tersangka Penambang Liar di Kabupaten Lebak Ft istw

“Jadi sudah kita lakukan penindakan pada lima warga menjadi tersangka. Kelima tersangka masih satu kaitan. Ada juga yang masih dalam proses penyidikan dan ada juga yang masih tahap penelitian kejaksaan,” terang Kombes Pol Joko Sumarno.

Selain penindakan, pihaknya juga melakukan langkah persuasif dengan menemui masyarakat sekitar Gunung Liman agar menghentikan aktivitas gurandil.

Serta bersama-sama menjaga kelestarian gunung yang disebut-sebut sebagai daerah sakral yang tidak boleh sembarangan orang mengunjungi.

“Dua minggu lalu kami kembali menemui dan mengingatkan para tokoh serta masyarakat di sekitaran Gunung Liman agar tidak lagi melakukan perusakan dan bersama-sama menjaga kelestarian gunung,” tandasnya.

Sebelumnya, Ki Pulung tetua adat suku Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menangis saat melihat kondisi Gunung Liman,yang kini dirusak oleh para penambang emas ilegal alias gurandil.

Gunung Liman itu merupakan kawasan adat wewengkong Cibarani yang berbatasan langsung dengan wilayah adat Baduy Dalam.

Oleh masyarakat suku Baduy, gunung tersebut disebut-sebut sebagai daerah sakral yang tidak boleh sembarangan orang untuk mengunjungi kawasan gunung tersebut.

BACA JUGA:  Mengapa banyak orang miskin yang merasa bahwa kekayaan orang kaya biasanya berasal dari keberuntungan?

“Kami ini (Baduy,-red) dapat amanat dari para leluhur untuk menjaga Gunung Liman ini. Sekarang, gunung kalebur, Lebak di Rusak, duit karabah, ” kata Ki Pulung dalam video yang di terima banten.indeksnews.com dari Kepala Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Kamis (21/4)

Artikel sebelumyaAnindya N Bakrie: Hari ini Safari Ramadan saya berlanjut ke Banten.
Artikel berikutnyaPersib Bandung Harus Tampil Tanpa Beban Di Leg Kedua Final Piala Menpora