IPW Indonesia Police Watch : KPK Harus Tampilkan Oknum AKP SR Pemeras Walikota Ke Publik Biar Rakyat Tau

288
IPW Indonesia Police Watch : KPK Harus Tampilkan Oknum AKP SR Pemeras Walikota Ke Publik Biar Rakyat Tau
Penyidik KPK OKNUM POLISI STEPANUS ROBIN PATTUJU jadi tersangka menerima SUAP dari walikota Tj.Balai, total sudah terima 1,3 M. ft stw
JAKARTA,banten.indeksnews.com- IPW Indonesia Police Watch Penyidik KPK, AKP SR yang memeras Walikota Tanjungbalai M Syahrial harus diumbar ke publik dan jangan disembunyikan.  hal itu diperlukan agar kasusnya bisa dituntaskan secara transparan.

“Jika penyidik KPK dari Polri itu disembunyikan dikhawatirkan ada upaya melindunginya dan kasusnya menjadi abu-abu ditelan bumi,” ujar Ketua IPW  Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya.

Neta Ketua IPW Presidium Indonesia Police Watch juga menambahkan, kasus yang merusak kepercayaan publik pada KPK ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada Januari 2020 KPK juga pernah mengalami kasus yang sangat memalukan, kala itu personil KPK berinisial IGAS mencuri barang bukti, berupa emas seberat 1,9 kg. Akibat perbuatannya IGAS akhirnya dipecat dari KPK.

Kini, aksi memalukan kembali terulang lewat oknum penyidik dari Polri memeras Wali Kota Tanjungbalai, Syahrial sebesar Rp 1,5 miliar. Polisi dan KPK kemudian menangkap AKP SR pada Selasa 20 April lalu. Saat ini AKP SR ditahan di propam Polri.

“Indonesia Police Watch mendesak KPK segera memakaikannya rompi oranye dan digelar di depan media massa. Jangan sampai AKP SR hanya dikenakan sidang etik dan kembali aktif menjadi polisi. Padahal kejahatan yang diduga dilakukannya telah menghancurkan kepercayaan publik pada KPK,” lanjut Neta.

Sementara itu, KPK sendiri sudah menegaskan tidak akan melindungi pelaku. “Kami memastikan memegang prinsip zero tolerance,” tegas Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Rabu, 21 April 2021.

KPK tengah menyelidiki kasus tersebut. Lembaga Antikorupsi sedang mencari bukti dan keterangan saksi pemerasan itu

Artikel sebelumyaPolisi Bongkar Prostitusi Anak di RedDoorz Tebet, Tetapkan 7 Orang Jadi Tersangka
Artikel berikutnyaPanglima TNI: Kapal selam KRI Nanggala- 402 menuju tenggelam