Larangan Mudik Lebaran, Dishub Kota Bekasi Akan Melakukan Penyekatan di Titik Jalur Tikus

344
Larangan Mudik Lebaran, Dishub Kota Bekasi Akan Melakukan Penyekatan di Titik Jalur Tikus
Check point Bekasi kota dijaga petugas dishub ft stw
KOTA BEKASI, banten.indeksnews.com- Larangan mudik lebaran  telah menetapkan Pemerintah pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Kendati demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi sudah bergerak untuk memetakan jalur tikus bagi pemudik menuju ke wilayah Jawa Barat maupun Jawa Timur.
Melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Teguh Indrianto menjelaskan, pihaknya akan melakukan penyekatan di titik jalur tikus tersebut.

“Sudah kita petakan untuk setiap jalur-jalurnya, dan akan kami lakukan penyekatan dalam menanggulangi dan membantu pemerintah pusat dalam larangan mudik lebaran untuk menghindari penyebaran covid-19 ini sangat perlu kita dukung bersama sama seluruh komponen Bangsa,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/04).

Ada 7 titik penyekatan di Kota Bekasi dalam rangka mencegah Larangan mudik lebaran tahun ini. Lokasinya berada di perbatasan antara Bekasi dan DKI Jakarta maupun Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor. Rinciannya, Patung Garuda Harapan Indah di Kecamatan Medan Satria, Sumber Artha atau Kalimalang di Kecamatan Bekasi Barat.

Setelah itu, wilayah Kecamatan Bantar Gebang tepatnya di Jalan Siliwangi yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, kemudian wilayah Bulak Kapal Kecamatan Bekasi Timur di perbatasan antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi, kemudian di intu tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur.

“Selain jalan utama, penyekatan juga dilakukan dijalur tikus menuju pantura,” jelasnya.

Teguh memaparkan, kemudian untuk titik-titik lokasi posko pemantauan mudik nantinya berada di lima titik.

“Dengan dari lima titik itu diantaranya, Simpang RS Bella Bekasi Timur, Simpang Poncol Kartini, Terminal Induk Bekasi, Terminal Kayuringin Bekasi Selatan, dan Stasiun Bekasi Kota,” tuturnya.

Kendati demikian, kata dia kembali, nantinya bagi setiap kendaraan yang akan melewati titik-titik penyekatan juga akan dilakukan pemeriksaan, baik untuk truk bak dan ambulan.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang

Sebab, Teguh menerangkan, hal tersebut dilakukan diantaranya untuk mengecek apakah para pemudik melintas dengan mengakali petugas dengan menggunakan truk atau semacamnya.

“Tentunya apabila ditemukan atau semacamnya bagi kendaraan bagi kendaraan tersebut akan ditindak dengan cara disuruh putar balik, atau ditindak petugas kepolisian,” tutupnya.

Artikel sebelumyaDua Kakek Rudapaksa Anak 8 Tahun, Di Ciseeng
Artikel berikutnyaSatgas Covid-19 Menetapkan Larangan Mudik Mulai 22 April Hingga 24 Mei 2021, Simak Peraturan Terbarunya