Brigjen TNI Putu IGP Danny, Gugur Dalam Tugas Opservasi saat meninjau lokasi pembakaran oleh KKB di Beoga

143
Brigjen TNI Putu Dani, Gugur Dalam Tugas Opservasi saat meninjau lokasi pembakaran oleh KKB di Beoga

PAPUA, banten.indeknews.com- Brigjen TNI Putu IGP Danny NK Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua, Minggu (25/4/2021) dikabarkan meninggal dunia di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Kabar meninggalnya Kabinda Brigjen TNI Putu IGP Danny NK di Papua ini dikonfirmasi oleh Kapolda Papua, Irjenpol Mathius Fakhiri. Namun apa penyebabnya belum diketahui secara pasti.

“Memang benar Brigjen TNI Putu IGP Danny yang menjabat Kabinda dilaporkan meninggal di Beoga namun hingga kini belum ada laporan lengkapnya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dikutip Antara, Minggu (25/4/2021).

Rencananya, jenazah Kabinda akan dberangkatkan dari Beoga ke Timika eosk hari, Seninm 26 April 2021 menggunakan Hellycopter Caracal yang take off dari Timika pukul 06.00 WIT.

Dia mulai menjabat sebagai Kabinda Papua sejak Juni 2020 lalu.

Melansir laman Kodam Jaya TNI AD, sebelumnya, dia menjabat sebagai Panglima Detasemen Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Pamen Denma Mabesad).

Beliau juga pernah menjabat sebagai Kepala Kelompok Staff Ahli (Kapok Sahli) Pangdam Jaya. Sebelum berpangkat Brigjen, Gusti Putu Danny Nugraha berpangkat Kolonel Infanteri (Inf).

Disebutkan penunjukan sebagai Kabinda Papua sekaligus menjadi promosi untuk meriah pangkat bintang satu. Pada 25 Juli 2020 Danny resmi naik pangkat menjadi brigjen.

Sejumlah jabatan yang pernah disandangnya di TNI AD antara lain Asintel Kodam Jaya dan Kapok Sahli Pangdam Jaya di era Joni Supriyanto.

Kendala dalam evakuasi

Ignatius mengatakan, jenazah  belum bisa dievakuasi. Hal itu karena jaringan komunikasi yang minim, akses informasi dari Beoga sulit didapatkan.

“Jenazah masih di Beoga, ini masih kami monitor terus, rencana besok dievakuasi,” kata Iqnatius.

Oleh karena itu Ignatius mengaku, belum mendapat informasi lengkap mengenai kronologis kejadian.

BACA JUGA:  ST Burhanuddin Jaksa Agung Akan Usut Laporan Skandal Impor Emas Rp 47,1 T

Informasi yang dia dapat penembakan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIT.

“Kejadian sekitar 15.30 WIT, kami belum tahu (kejadian seperti apa) karena komunikasi masih terputus-putus, saya masih terima informasi awal. Kami masih dalami karena komunikasi yang susah antara Beoga dengan Ilaga, Ilaga dengan sini (Jayapura),” kata Ignatius.

Gugur saat meninjau lokasi

Beliau gugur saat meninjau lokasi pembakaran oleh KKB di Beoga yang terjadi dua pekan lalu. Kapolsek Beoga, Ipda Ali Akbar menyebut, lokasi kejadian berada cukup jauh dari Polsek dan Koramil Beoga.

“Lokasi kejadian di Kampung Dambet, tiga kilometer dari Polsek dan Koramil,” ujar Ali, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu malam.

Ali Akbar mengaku belum mengetahui persis kronologi kejadian, namun ia memastikan tidak ada suara tembakan yang terdengar dari Polsek Beoga.

Di Kampung Dambet sebelumnya sempat terjadi pembakaran fasilitas sekokah, rumah kepala suku dan dua rumah dinas guru yang dilakukan oleh KKB.

Mengenai keberadaan KKB, ia meyakini mereka masih berada di Beoga.

Menurut dia, usai melakukan pembakaran di Kampung Dambet pada 17 April 2021, sangat mungkin KKB hanya berpindah kampung.