Bupati Sukabumi Tegaskan Larang Mudik Labaran Bagi Masyarakat, Cangan Coba-coba Memaksa Mudik Ya,

105
KAB.SUKABUMI,banten.indeksnews.com-Bupati Sukabumi Marwan Hamami menegaskan dengan tegas larangan bagi masyarakat untuk mudik lebaran. Larangan berlaku bagi pemudik dari dalam Sukabumi maupun luar daerah Sukabumi.

Larangan berlaku bukan hanya untuk mudik, Bupati Sukabumi juga larangan wisatawan dari luar Sukabumi masuk sementara waktu ke seluruh objek wisata di Kabupaten Sukabumi selama libur Idul Fitri 2021, Pasalnya, objek wisata diberlakukan tetap dibuka untuk pengunjung lokal

“Untuk destinasi wisata tetap buka, namun hanya untuk wisatawan lokal asal Sukabumi saja. Saya tegaskan tidak ada mudik. Kecuali mudik lokal seperti dari Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi ataupun sebaliknya,” tegas Bupati Sukabumi Marwan Hamami usai Rakor Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual di Gedung Pendopo Sukabumi, Senin (03/05/21).

Bupati Sukabumi
Foto Istimewa.

Untuk pemudik dari wilayah Cianjur atau arah Bogor, Marwan kembali menegaskan, tidak akan memberikan ruang untuk pemudik yang tetap memaksakan masuk ke wilayah Sukabumi. Smentara masa penerapan penyekatan diberlakukan, pemudik dari luar daerah terpaksa untuk putar balik kembali.

“Untuk tempat wisata akan tetap diberikan kesempatan untuk buka dengan catatan, menerapkan protokol kesehatan, Terutama memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun. jadi wisawatan dari luar Sukabumi tidak diperbolehkan,” tegas Marwan.

Berkaitan penerapan saat Shalat Idul Fitri, Marwan menilai sejauh ini masih diperbolehkan dan diadakan secara berjamaah. Hal itu dengan catatan pelaksanaannya dilakukan secara mikro. Sehingga, tidak dipusatkan di satu titik dengan jumlah yang besar.

“Shalat ied bisa dilakukan, namun setingkat RT atau RW saja. Itupun harus menerapkan protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak,” tegas Marwan.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Riki Fahmi Mubarok mengatakan larangan mudik lebaran 2021 untuk warga sipil, PNS hingga TNI dan Polri mulai diberlakukan.

BACA JUGA:  Polres Sukabumi Ahirnya Bekuk Pelaku Pembunuh Sang Guru Honorer di Tegal Buleud

“Penyekatan untuk mencegah adanya pemudik, personil Satlantas Polres Sukabumi sudah siap siaga di empat titik penyekatan. Diantaranya terminal Cicurug, tepatnya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug perbatasan antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Sukabumi. Kedua di Cibolang, tepatnya pintu masuk ke Jalan Lingkar Selatan, Sukabumi. Ketiga di Cikembang, Kecamatan Cikembar dan keempat di Gunungbutak, Palabuhanratu,” papar AKP Riki Fahmi.

Lanjut AKP Riki Fahmi, ada sebanyak tiga sesi dalam penyekatan, pertama dimulai sejak 22 April dan akan berlangsung hingga 5 Mei 2021. Di tanggal tersebut masa pengetatan pra mudik. Kemudian di tanggal 6 – 17 Mei itu peniadaan Mudik dan 18 – 24 Mei masa Penyekatan pasca mudik.

“Penyekatan dibagi tiga sesi itu, ada 103 anggota yang diterjunkan, belum ditambah fungsi lain seperti polsek, dan instansi lain dari pemerintah daerah yang diperbantukan,” tandasnya.**