Inovasi Tong Sampah Yang Dicetus Anggota Muda GOIB, Bisa Menjadi Sebuah Gerakan Sedekah Sampah di Sukabumi

104
Inovasi Tong Sampah Yang Dicetus Anggota Muda GOIB, Bisa Menjadi Sebuah Gerakan Sedekah Sampah di Sukabumi
Ketua BAZNAS H Unang Sudarma didampingi Anggota H Kamal, saat menerima hasil produk Tong Sedekah Sampah yang dibawa untuk jadi progam gerakan sedekah di setiap Mesjid Jami binaan Baznas.
SUKABUMI,banten.indeknews.com- Inovasi tong sampah yang berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan dan jiwa bersedekah, para pemuda yang tergabung dalam wadah anggota muda DPC Gerakan Ormas Islam Bersatu (GOIB) Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menuangkan ide kreativitas sebuah “Tong Sedekah Sampah”, menjadi satu prilaku dan kebiasaan untuk bersedekah menggunakan sampah (non organik).

A Fauzi Bidang Sekertariatan DPC GOIB Cireunghas, memaparkan sedikit perjalanan inovasi tong sampah dengan tema sedekah sampah digagas anggota muda laskar, menjadi satu program sedekah dengan metode perbankan. Dimana para nasabah sedekah sampah yang tercatat, bisa mendapatkan keuntungan menjadi nilai rupiah dari sampah yang disetorkan ke Tong Sedekah Sempah.

“Program sedekah sampah ini, sebenarnya digagas sejak awal tahun 2021. Berjalannya waktu, inovasi tong sampah yang digiring menjadi program unggulan dengan tujuan, mengajak untuk peduli terhadap sampah yang ada didepan mata, menjadi nilai rupiah dan manfaat untuk warga secara kesehatan,” ujar Fauzi, saat disambangi dikediamanya Jl Cilanglala, Desa/Kecamatan Cirenghas, Selasa (04/05/21).

Pihak DLH Kabupaten Sukabumi disela ikut memesan produk Tong Sedekah Sampah buatan Anggota Muda GOIB untuk jadi produk contoh sebagai tempat sampah ramah lingkungan.
Pihak DLH Kabupaten Sukabumi, disela ikut memesan produk Tong Sedekah Sampah buatan Anggota Muda GOIB, untuk jadi produk contoh sebagai tempat sampah ramah lingkungan.

Fauzi menambahkan, secara paparan materi panjang perjalanan inovasi sedekah sampah ini, bisa diapresiasi dan diterima oleh masyarakat dari sisi manfaat dan berkahnya bersedekah dengan sampah. Dengan hasil sampah yang dikumpulkan bisa digunakan untuk keperlu kebutuhan pokok, dengan nilai rupiah yang tercatat dalam buku tabungan yang dipegang nasabah sedekah sampah.

“Alhamdulillah, Inovisi program sedekah sampah yang dibuat dengan material kawat galvanis yang kuat dan kokoh, dengan kapasitas isi sampah plastik, botol, akua gelas maupun kaleng susu dan lainya. Bisa diapresiasi oleh Baznas Kabupaten dan Dinas Lingkungan Hidup, dengan suport dorong untuk terus memperluas sedekah sampah di setiap Mesjid Jami yang ada di 47 Kecamatan, yang menjadi binaan Baznas,” kata Fauzi.

BACA JUGA:  Pantai Selatan Palabuanratu Dipenuhi Wisatawan Lokal, Sejumlah Titik Minim Rambu-rambu Larangan

Wakil Ketua DPC GOIB Cireunghas, Asep Anwar menambahkan, pencapaian satu cita-cita menuju sedekah sampah yang bisa meningkatkan ekonomi warga khusus para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mesjid Jami yang tercatat sebagai nasabah “Tong Sedekah Sampah” dengan dikolaborasikan pihak Baznas, MUI dan DLH, bisa menjadi sedekah untuk kemakmuran Masjid Jami.

“Program ini tidak lepas dari dukungan dan dorongan Ketum DPP yang kami hormati, KH Asep Sirojudin Mahpud dan Ketua DPC Abi Hikmat Hasani sebagai guru dan tokoh di Cirenghas yang terus mendorong doa dan masukan bermanfaat untuk masukan nutrisi sebuah sampah bisa menjadi sebuah gerakan sedekah di tengah masyarakat,” kata Apek sapaan akrab dia.

Denis Eriska Bidang Kebersihan dan Persampahan DLH Kabupaten Sukabumi, mengapresiasi terhadap pola memikirkan para anggota muda didalam organisasi Islam di Sukabumi. Dimana masih memiliki kepedulian terhadap keberadaan sampah, hingga bisa bernilai dan memiliki artis sedekah dan kebersihan lingkungan.

“Inovasi sedekah sampah ini perlu kita dorong dan dikembangkan menjadi sebuah gerakan sedekah sampah yang dikoordinasikan dengan program penanggulangan sampah di Sukabumi,” singkat Denis.