Penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Merak membludak, Saat Jelang Peraturan Larangan Mudik Pelabuhan Kembali Sepi

Penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Merak membludak, Saat Jelang Peraturan Larangan Mudik Pelabuhan Kembali Sepi
ANTREAN DI LOKET PELABUHAN MERAK ft istw
BANTEN, Banten.indeknews.com- Penumpang pejalan kaki memadati sejumlah loket penjualan tiket di Pelabuhan Merak, Banten, pada Rabu dini hari agar mereka dapat menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sebelum larangan mudik untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 mulai diberlakukan pada 6 Mei.

“Kami terpaksa mengantre untuk membeli tiket kapal,” kata Suyadi, seorang pemudik yang ditemui di Pelabuhan Merak. Antrean panjang para penumpang pejalan kaki di depan loket-loket penjualan tiket tersebut terjadi akibat mereka tiba hampir berbarengan di pelabuhan.

Meski harus mengantre, pembelian tiket berjalan lancar karena petugas membuka enam loket untuk melayani para pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera itu. “Kami hanya menunggu sekitar tiga puluh menit untuk mendapat tiket,” kata Suyadi Penumpang Pejalan kaki yang mengaku bekerja sebagai buruh bangunan di Bogor, Jawa Barat.

Pemudik lain, Mono Suharmono, juga harus mengantre bersama dua anaknya untuk mendapatkan tiket kapal yang menyeberangkan mereka ke Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung.

Mono mengatakan dia rela mengantre agar bisa pulang ke kampung halaman tanpa menemui kendala. “Jika berangkat pada 6 Mei dipastikan menemui kendala larangan mudik,” katanya.

Karenanya, dia rela mengantre selama 20 menit untuk mendapatkan tiket penyeberangan, kata pemudik dengan tujuan Kota Bandar Lampung ini.

Sementara itu, Manajer Usaha Pelabuhan ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Heru Wahyono mengatakan pihaknya mengoperasikan 29 kapal ro-ro untuk melayani penyeberangan penumpang menuju Pelabuhan Bakauheni.

“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik dan semua penumpang bisa diseberangkan dengan lancar,” katanya.

Menjelang petang Pelabuhan Merak Kembali sepi dari pemudik pejalan kaki dan juga kendaraan pribadi, yang terlihat truk truk pembawa kebutuhan pangan dan barang.

Exit mobile version