Andika Hazrumy: Provinsi Banten Siap Amankan Larangan Mudik, Usul Kereta Api Disetop Juga

115
Andika Hazrumy: Provinsi Banten Siap Amankan Larangan Mudik, Usul Kereta Api Disetop Juga
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy
SERANG, banten.indeksnews.com – Andika Hazrumy (Aa) Wakil Gubernur  mengatakan Pemprov Banten siap mengamankan kebijakan Pemerintah Pusat terkait Larangan Mudik pada Lebaran Idul Fitri tahun ini. Untuk mengoptimalkan hal tersebut, kata Aa, pihaknya bahkan telah mengusulkan agar perjalanan moda transportasi umum kereta api dihentikan selama masa larangan berlaku.

“Iya kan moda transportasi umum seperti bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) itu memang sudah akan disetop, kami juga sudah usul ke Kemenhub (Kementerian Perhubungan) agar kereta api yang masuk wilayah Banten juga disetop,” kata Andika Hazrumy kepada pers usai menjadi Pemimpin Apel Operasi Ketupat Maung 2021 di halaman Markas Polda Banten, Kota Serang, Rabu (5/5).

Dikatakan Andika Hazrumy, usulan yang disampaikannya saat Rapat Koordinasi Larangan Mudik dengan Pemerintah Pusat tersebut dilakukan mengingat sampai saat itu belum ada kebijakan yang spesifik tentang larangan perjalanan kereta api, terutama ke wilayah Banten, pada saat larangan mudik diberlakukan. “Iya kan percuma juga kalau bus dilarang, tapi kereta api engga misalnya. Kan sama saja bohong,” kata Aa.

Sebelumnya dalam amanat apel yang diikuti oleh seluruh personel Polri, TNI dan sipil yang akan bertugas dalam Operasi Ketupat Maung 2021, Aa mengatakan, operasi dilakukan dengan tujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19 di wilayah Provinsi Banten.

Menurut Aa, menjadi tugas pemerintah bersama masyarakat agar libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H tidak memunculkan kasus baru Covid-19 di Provinsi Banten. “Seraya berdoa semoga pandemi Covid 19 segera berakhir, agar masyarakat dapat kembali menjalani rutinitas dengan aman dan produktif tanpa ada kekhawatiran terpapar virus Covid-19,” paparnya.

BACA JUGA:  Satgas Narkoba Polda Metro Amankan ,Peredaran Narkoba Jaringan Timur Tengah Narkoba 1,1 Juta Ton Disita