Kompolnas Apresiasi Layanan Larangan Mudik Terintegrasi Oleh Polda Banten

98
Kompolnas Apresiasi Layanan Larangan Mudik Terintegrasi Oleh Polda Banten
Anggota Kompolnas Pungky Indarti mewakili dua rekannya kepada media di Pelabuhan Merak FT ISTW
MERAK,banten.indeknews.com- Kompolnas mengapresiasi Polda Banten yang mengkoordinasi berbagai unsur terkait paduan kerja kemanusiaan dengan teknologi dalam penyelenggaraan Pelarangan Mudik.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan hal itu usai meninjau seluruh lintas batas darat Polda Metro Jaya – Polda Banten sampai ke Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Kamis siang (6/5/21).

Apresiasi tersebut disampaikan anggota Kompolnas Pungky Indarti mewakili dua rekannya kepada media di Pelabuhan Merak. Bersamanya adalah anggota Komisi Kepolisian Nasional Puji Hartanto dan H. Muhammad Dawam.

Peninjauan Komisi Kepolisian Nasional di Pelabuhan Merak didampingi Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho serta para pejabat utama (PJU)-nya seperti Karo Ops Kombes Pol. Amiluddin Roemtaat, Dirlantas Kombes Pol Rudy Purnomo, dan Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, .S.I.K., M.H.

“Larangan mudik ini merupakan kebijakan Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan alhamdulillah kami tadi sudah melihat dari beberapa pos, dimana kami lihat sudah dilaksanakan dengan sangat baik. Untuk itu kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolda Banten sudah sangat baik mengarahkan anak buahnya untuk menjaga Kamtibmas,” ujarnya.

Polda Banten, tambah Pungky, juga menggabungkan kemajuan teknologi maju dalam melakukan penyekatan.

Dalam melakukan penyekatan ini, Komisi Kepolisian Nasional melihat, Polda Banten sudah menggabungkan berbagai macam kemajuan teknologi secara terintegrasi dengan kerja-kerja kemanusiaan.

Komisi Kepolisian Nasional menunjuk contoh antara lain Astra Tol dan E-TLE. Dengan adanya teknologi E-TLE dan kerja sama dengan Astra Tol, Polda Banten bisa mengawasi para pelanggar.

Jadi, lanjut Komisi Kepolisian Nasional, melalui teknologi yang sangat canggih ini, bisa juga dicatat ‘real time’-nya terkait beberapa kendaraan yang lewat.

“Untuk itu, kami acungi jempol karena kami lihat ini sudah kondusif dan sangat bagus,” puji Komisi Kepolisian Nasional yang dijurubicarai Pungky

BACA JUGA:  Kemenkumham: Bukan Usir Pedagang dalam Ambil Alih Pasar Babakan Tangerang

Kompolnas juga mengapresiasi terobosan kreatif yang dilakukan Polda Banten dengan membuat ‘Buku Pintar’ bagi anggota Polri yang bertugas di lapangan.

Dengan Buku Pintar tersebut, satu sisi aparat yang bertugas dapat dengan mudah mengedukasi dan memperingatkan warga.

“Materi Buku pintar, juga menjadi bimbingan, baik bagi masyarakat maupun bagi petugas. Jadi, aparat yang bertugas bisa dengan praktis menjelaskan kepada masyarakat hal-hal terkait aturan larangan mudik,” ungkapnya.

Sekali lagi, Komisi Kepolisian Nasional memuji inisiatif membuat Buku Pintar sebagai terobosan kreatif dari Polda Banten. Dan berharap, hal serupa dapat dilakukan oleh Polda-polda wilayah-wilayah lain.