Baznaz Siapkan Dana Rp 9,5 Miliar untuk Pendistribusian Zakat Fitrah

240
Baznaz Siapkan Dana Rp 9,5 Miliar untuk Pendistribusian Zakat Fitrah
Badan Amil Zakat Nasional ft ilustrasi
JAKARTA,banten.indeksnews.com- Baznaz Badan Amil Zakat Nasional  menyiapkan dana sebesar Rp 9,5 miliar untuk pendistribusian zakat fitrah di seluruh Indonesia. Untuk beras premium, telah ditetapkan harga sebesar Rp11.400,00 per kilogram. Harga tersebut sudah termasuk biaya pengemasan dan operasional pendistribusian ke lokasi yang ditentukan.

“Penyaluran zakat fitrah dilakukan dengan beberapa prinsip pendistribusian terutama prinsip syariah, pelaksanaan program ini harus sesuai syariat Islam. Mustahik penerima manfaat sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam kriteria delapan asnaf,” ujar Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Saidah Sakwan, MA, dalam talkshow Gerakan Cinta Zakat bertajuk “Kemandirian Petani dan Distribusi Zakat Fitrah Baznas “.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta, dan Kepala LPEM Baznas Deden Kuswanda, di Pejaten Village, Jakarta Selatan, Kamis (6/5/2021).

Saidah mengatakan, pelaksanaan program ini juga harus akuntabel dan transparan. Proses pengadaan penyaluran yang dilakukan harus mematuhi prosedur yang ada. Kemudian pendistribusian beras fitrah harus transparan, mengutamakan mustahik dan menghindari konflik kepentingan.

“Ramadhan ini juga merupakan momentum baik bagi para kelompok petani binaan Badan Amil Zakat Nasional Pada kesempatan yang baik ini, petani binaan  akan menjadi pemasok beras zakat fitrah yang akan didistribusikan di berbagai wilayah Indonesia,” kata Saidah.

Menurut Saidah, hal tersebut dapat meningkatkan taraf ekonomi petani dikarenakan memiliki nilai jual lebih tinggi daripada dijual ke pemasok di sekitar wilayah petani. “Keuntungan mereka dapat meningkat hingga 15-20%.” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi
Artikel sebelumyaTidak Mudik, Jokowi Pilih Lebaran di Istana Bogor
Artikel berikutnyaKasus Penipuan Berkedok Arisan Lebaran, Pelaku Raup Untung hingga Rp 1 Miliar