Polda Banten Berhasil Gagalkan Penyelundupan 34.992 Bibit Lobster Senilai 3,5 Miliar

87
Polda Banten
Foto Dokumentasi Humas Polda Banten.
LEBAK-banten.indeksnews.com- Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten, berhasil menangkap satu warga di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, diduga menyelundupkan 34.992 benih lobster, Kamis (06/05/21) kemarin.

Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno, S.I.K.,MH saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan tersangka berinisial YH (38), warga Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Dari pengungkapkan tersebut, Polda Banten mencium ditemukan dugaan adanya usaha perikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengangkutan, pengolahan, dan pemasaran ikan yang tidak memenuhi Legalitas Perizinan.

“Dari pelaku ini kita berhasil mencegah upaya pelaku untuk menyelundupkan benih lobster yang berjumlah 34.992 ekor yang terdiri dari 34.772 ekor benih lobster jenis Pasir dan 220 ekor benih lobster jenis Mutiara,” ujar Joko Sumarno, Direskrimsus Polda Banten, Jum’at (07/05/21).

Joko Sumarno menambahkan, bahwa pelaku dalam melakukan penjualan benih lobster tidak mengantongi izin sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, pelaku diduga memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana.

“Untuk tersangka kita jerat pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) UU RI NO. 31 Tahun 2004 tentang perikanan yang telah diubah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) UU RI No.31 Tahun 2004,” tegas Joko.

Adapun untuk nilai kerugian negara, pihaknya memperkirakan, kerugian negara sebanyak Rp. 3.510.200.000, dan tersangka diancam hukuman penjara paling lama 8 tahun, dan denda paling banyak Rp.1.500.000.000.

“Semestinya yang bersangkutan mendapat lisensi. Apabila melakukan kegiatan ini harus mendapat izin dari kementrian dan sebagainya,” cetus Joko.

Lanjut Joko Sumarno, bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 34.992 ekor benih lobster, 2 buah tabung oksigen, 45 buah toples plastik, 1 unit mesin Aerator merek Resun, 1 buah buki catatan, 1 unit HP Samsung Lipat merek GT-E1272, 3 buah piring, 3 buah box stereofoam, 1 buah kardus, dan 1 buah plastik hitam besar.

Sementara itu, salah satu warga Desa Sawarna Rodi, mengucapkan terimakasih atas kinerja jajaran pihak kepolisian dalam mengungkap kasus penjualan benih lobster.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Polda Banten, yang telah memberantas atau menutup ruang sekat penjualan benih lobster secara ilegal,” kata dia.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, mengapresiasi atas pencegahan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Banten dalam mencegah penyelundupan bibit lobster. Dasarnya semua untuk memberikan ketentraman lingkungan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh teman-teman dari personel Ditreskrimsus Polda Banten, yang dimana mereka baru saja menangkap tersangka yang melakukan penyeludupan bibit lobster secara ilegal,” tutup Edy Sumardi.**