Setan Merah sukses melewati Hadangan AS Roma, Meski Kalah Di Leg Kedua Setan Merah Menuju Final

289
Setan Merah sukses melewati Hadangan AS Roma, Meski Kalah Di Leg Kedua Setan Merah Menuju Final
Edinson Cavani MU ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Setan Merah Pada leg pertama, yang dihelat pekan lalu, United sukses meraih kemenangan dengan skor 6-2. Sementara, pada leg kedua, yang dihelat pada Jumat (07/05) dini hari WIB, skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer ini kalah dengan skor 2-3. Tiga gol Roma yang bersarang ke gawang David de Gea pada laga yang dihelat di Stadion Olimpico Roma ini dicetak oleh Edin Dzeko, Bryan Cristante, dan Alex Telles (bunuh diri). Sementara, dua gol balasan Setan Merah diborong oleh Edinson Cavani.

Bagi Setan Merah, kekalahan pada laga leg kedua kontra AS Roma memang tak menghalangi langkah mereka ke partai final. Namun, bagaimanapun, hasil ini menunjukkan bahwa Bruno Fernandes dan kawan-kawan masih memiliki sejumlah hal untuk dibenahi jelang partai final.

Pada laga ini, Setan Merah tak menunjukkan reputasi mereka sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Premier League. Kala menghadapi AS Roma, para penggawa United justru tampak bermurah hati memberi kesempatan tuan rumah untuk menciptakan huru-hara di jantung pertahanan mereka. Dari 22 peluang AS Roma, menurut laman Whoscored, sepuluh di antaranya tercipta di kotak penalti United. Bahkan, skuad besutan Paul Fonseca ini juga sempat menciptakan delapan peluang di kotak 6 yard United.

Laman Infogol mencatat bahwa pada laga ini, nilai expected goals (xG) Roma mencapai 4,47. Ini menunjukkan betapa tak berdayanya lini pertahanan United untuk mencegah AS Roma menciptakan peluang-peluang berkualitas pada laga tersebut.

Dengan nilai xG sebesar 4,47, AS Roma bisa dikatakan tak beruntung gagal menciptakan gol lebih banyak ke gawang Setan Merah. Jika mereka lebih tajam, bukan tak mungkin mereka bisa berpesta gol ke gawang David de Gea.

BACA JUGA:  Brand Expert: Ada sebuah Pembahasan menarik tentang ekonomi Indonesia, topik nya kemiskinan & ketimpangan.

Selain peluang-peluang yang dikonversi menjadi gol, ada sejumlah peluang Serigala Roma lainnya yang berpotensi besar menjadi gol. Peluang-peluang tersebut antara lain melalui Henrikh Mkhitaryan, Pedro Rodriguez, dan Lorenzo Pellegrini.

Infogol mencatat, peluang terbesar Roma dimiliki oleh Mkhitaryan pada menit ke-62. Peluang tersebut memiliki nilai xG sebesar 0,61. Namun, peluang ini gagal dikonversi menjadi gol oleh mantan penggawa United tersebut.

Urusan mencetak peluang, United memang tak sebagus AS Roma. Dalam laga ini, mereka hanya mampu melepas 14 tembakan.

Selain kalah urusan kuantitas peluang, United juga inferior dalam urusan kualitas peluang yang dimiliki. Laman Infogol mencatat bahwa para penggawa United pada laga ini memiliki nilai xG sebesar 2,02.

Sekilas, nyaris tak ada selisih antara nilai xG dengan gol yang dicetak para penggawa United. Namun, sejatinya, selain dua peluang yang mereka konversi menjadi gol, ada sejumlah peluang lain dengan nilai xG tinggi, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membobol gawang Roma.

Pada menit ke-66 misalnya, United memiliki peluang melalui Mason Greenwood. Menurut Infogol, peluang ini memiliki nilai xG sebesar 0,35. Sebelumnya, pada menit 20, United juga memiliki peluang dengan nilai xG tinggi. Peluang Cavani, yang membentur tiang gawang ini, memiliki nilai xG sebesar 0,38, sama dengan nilai xG gol kedua Cavani pada laga ini.

Manchester United memastikan diri lolos ke final Liga Europa. Kekalahan 2-3 dari AS Roma pada leg kedua semifinal di Olimpico, Jumat (07/05/2021) dini hari WIB, belum cukup membuat United tersingkir.

Manchester United pun lolos ke final Liga Europa lewat agregat meyakinkan 8-5. Pada pertandingan yang diwarnai drama lima gol ini, gol penentu kemenangan AS Roma dicetak bocah berusia 19 tahun, Nicola Zalewski.

BACA JUGA:  Jokowi Minta Percepatan Vaksinasi di Provinsi dengan Capaian di Bawah 20 Persen

AS Roma memulai pertandingan dengan lebih agresif. Namun Manchester United justru mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-38.

Berawal dari umpan trobosan Fred berhasil diterima Edinson Cavani yang berlari kencang menghindari kejaran bek AS Roma, Roger Ibanez lalu melepaskan tembakan ke gawang Antonio Mirante. Babak pertama berakhir 1-0 untuk tim tamu.

Babak kedua AS Roma coba bangkit. Hasilnya berkat kolaborasi dua pemain senior, I Giallorossi menyamakan kedudukan menit ke-57. Adalan umpan silang Pedro yang berhasil dikonversikan jadi gol oleh Edin Dzeko.

Menit ke-60, Bryan Cristante membawa AS Roma unggul setelah tendangannya berhasil masuk ke gawang David De Gea. Tapi menit ke-69, Manchester United sukses menyamakan kedudukan.

Umpan lambung Bruno Fernandes disambut sundulan Edinson Cavani sehingga pemain asal Uruguay itu berhasil mencetak gol kedua pada pertandingan ini.

Namun AS Roma akhirnya mencetak gol kemenangan pada menit ke-83. Tendangan pemain berusia 19 tahun, Nicola Zalewski sempat menyentuh Alex Telles dan bersarang ke gawang David De Gea. Skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah bertahan sampai pertandingan berakhir.

Artikel sebelumyaDian Farizka Kuasa Hukum Korban EDCCASH: Kerugian Korban Hampir 125 Miliar Minta Dikembalikan
Artikel berikutnyaBolu Siliwangi Hadir di Sukabumi, Dengan Varian Rasa Nusantara