Polres Cianjur: Ini Motif Dede Siram Bensin Dan Membakar Indah Diani

192
Polres Cianjur: Ini Motif Dede Siram Bensin Dan Membakar Indah Diani
pelaku DI Dede Iskandar (32) yang menghabisi nyawa Indah Diani (22) ft istw
CIANJUR,banten.indeksnews.com –  Polres Cianjur Jajaran Satreskrim berhasil menangkap pelaku DI Dede Iskandar (32) yang menghabisi nyawa Indah Diani (22), perempuan yang dibakar hidup-hidup di Kampung Kertajadi, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur pada Sabtu (1/5/21). Diketahui, sebelumnya korban disiram oleh pelaku DI dengan menggunakan bahan bakar pertalite lalu menyulutnya dibakar dengan korek api, sehingga menyebabkan luka bakar hingga 60 persen.

“Korban sempat dirujuk ke RSHS Bandung setelah dilakukan penanganan di Puskesmas setempat. Namun tadi malam pukul 00.30 (11/5/21) korban luka bakar meninggal dunia,” kata Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (11/05).

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai mengatakan, bahwa tersangka DI merupakan seorang mantan narapidana yang baru keluar dari penjara dan pembunuhan itu terjadi dilatar belakangi masalah cemburu buta terhadap korban.

Dede mengaku jika dirinya kerap ditinggal sendiri saat berkunjung ke rumah korban. Bahkan beberapa hari terakhir, korban kedapatan saling kirim pesan dengan pria lain.

“Sewaktu main ke rumah dia, saya ditinggal. Dia-nya pergi keluar dengan orang lain,” ujar Dede saat ekspose di Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Selasa (11/5/2021).

“Sempat cekcok dulu, kemudian saya bakar Indah pakai bensin yang dibeli anak-anak yang sedang nongkrong,” ucapnya.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut disebabkan cemburu buta terhadap korban. Sehingga gelap mata untuk menghabisi korban sendiri,” katanya.

Saat Konferensi Pers, DI mengaku sempat tak tega ketika korban berteriak minta tolong karena sangat kepanasan ketika api membakar sekujur tubuhnya. DI berniat memadamkan api yang membakar tubuh korban dengan cara memeluk, namun ia juga merasa kepanasan sehingga melepaskan pelukan dan melarikan diri.

BACA JUGA:  Komisi I Dampingi Disdukcapil Kab Sukabumi Kungker Ke Tasikmalaya, Ini Kata Legislatif PKB dan PPP

“Setelah diketahui keberadaannya, DI ditangkap di sebuah Gubug di tengah hutan di Pasir Lamping Blok Cimanong Petak 72 Desa Lebak Muncang, Kec. Ciwidey Kab. Bandung pada hari Senin, (10/05) sekitar pukul 12.30 WIB.

Penangkapan dilakukan kerja sama tim gabungan dari Polsek Cidaun, Polsek Soreang dan Polsek Ciwidey,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.