Perahu Terbalik Karena Kelebihan Penumpang, 9 Orang Tenggelam

78
Perahu Terbalik Karena Kelebihan Penumpang, 9 Orang Tenggelam
Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta Arif Sugiarto ft istw
BOYOLALI, banten.indeksnews.com– Perahu Terbalik misteri musibah perahu wisatawan terbalik dan tenggelam di Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021) akhirnya terjawab.

Basarnas Solo memastikan perahu terbalik karena kelebihan muatan penumpang. Selain itu, ulah penumpang yang ramai-ramai ingin melakukan selfi dari bagian depan perahu, membuat perahu hilang keseimbangan.

“Kronologi, perahu terbalik tadi perahu mau ke rumah makan apung. Baru berangkat, mau sampai ke lokasi kemudian ada yang selfi atau swafoto,” Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta Arif Sugiarto , di lokasi kejadian, Sabtu (15/5/2021).

Perahu tengelam Ft SS
Perahu tengelam Ft SS

Arif menuturkan informasi yang diterima, perahu memang kelebihan penumpang. Idealnya perahu itu maksimal hanya dimuati 12 penumpang ditambah 1 driver atau nahkoda dan satu kenek.

Namun perahu memuat 20 orang. Dari perkembangan sementara, ada 11 penumpang selamat saat kejadian dan 9 tenggelam.

Kemudian empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dan lima masih dalam pencarian.

“Pokoknya tadi ada yang swafoto di bagian perahu bagian depan. Yang di kapal 11 orang, 9 tengelam dan tadi udah 3 yang naik di bawa ke rumah saki. Saat ini kurang 6 orang yang belum ditemukan,” jelas Arif.

Arif menjelaskan pencarian didukung dari Pemda, TNI Polri serta relawan. Saat ini sudah tiga korban dievakuasi.

Kondisi perairan di lokasi kejadian, memang kedalaman sekitar 2 sampai 2,5 meter, kemudian luas pencarian baru akan dipetakan malam hari ini.

Seperti diberitakan, sebuah perahu sarat penumpang dilaporkan terbalik sekitar pukul 11.30 WIB. Kejadian tragis itu dilaporkan terjadi karena perahu diduga kelebihan muatan.

Informasi sementara yang dihimpun perahu disebut memuat 20 orang penumpang. Data terbaru yang dilansir oleh Polsek setempat pukul 15.15 WIB, perahu yang terbalik diketahui milik Kardiyo.

BACA JUGA:  Lurah Tomi Ciputat Bantah Informasi Hoax Tentang Dirinya, Saat Wilayahnya Banjir dan Longsor Sedang Asyik Mancing, Itu Hoax Dan Tendensius

Perahu dikemudikan oleh Galih dengan memuat 20 penumpang. Dari keterangan saksi Galih, ada 20 penumpang di dalam kapal.

Kronologinya, perahu bertolak dari daratan pukul 11.00 WIB menuju warung apung. Pada saat kapal sudah ingin mencapai warung apung, banyak penumpang yang melakukan selfi di depan kapal.

Kondisi itu membuat kapal yang ditumpangi hilang keseimbangan. Kapal kemudian menjorok ke depan sehingga air mulai masuk kapal kemudian kapal terbalik.

Saat ini, tim Basarnas, SAR, relawan dan aparat gabungan masih mengintensifkan pencarian para korban yang belum ditemukan.

Sementara, insiden itu juga terekam video dan beredar di media sosial. Dari rekaman video terdengar suara jeritan histeris bersahutan saat melihat ada perahu tenggelam.

Kemudian sejumlah penumpang di perahu itu terlihat berupaya menyelamatkan diri dan menggapai badan perahu yang tinggal mengapung sebagian.

Sementara beberapa penumpang lainnya hanya terlihat bagian kepalanya saja sembari berusaha bertahan. Dari video itu juga tergambar bahwa penumpang terlihat tidak mengenakan pelampung.

Arif menjelaskan untuk proses evakuasi, sementara lima personel dikerahkan ke lokasi. Jika situasi membutuhkan tambahan, maka personel tambahan juga sudah disiagakan untuk membantu evakuasi.

Menurut salah satu warga sekaligus pemilik warung apung di lokasi kejadian, Sarwono, para penumpang mayoritas berasal dari Juwangi Boyolali dan Karang Rayung Grobogan. Wardoyo