Diminta Putar Balik, Seorang Wanita di Cilegon Malah Memaki Petugas

131
Diminta Putar Balik, Seorang Wanita di Cilegon Malah Memaki Petugas
Seorang Wanita Memaki petugas di Pos Penyekatan cilegon
CILEGON, banten.indeksnews.com- Diminta Putar balik karena akses menuju Pantai Anyer dan Carita ditutup hingga tanggal 30 Mei 2021. Di saat petugas memutar balik kendaraan di simpang tiga Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, ada pengendara yang memaksa melintas menuju arah pantai Anyer.

Seorang pengendara laki-laki bersama teman wanitanya memaksa melewati penjagaan petugas. Seorang penumpang wanita yang berada di dalam mobil terus memaki petugas  karena diminta putar balik oleh petugas yang tengah berjaga. Hingga tim kesehatan yang mencoba menenangkan juga dimaki olehnya.

Sang sopir sempat memaksa menerobos penjagaan dengan kendaraannya hingga hampir menabrak petugas jaga. Kepada petugas, penumpang perempuan yang belum diketahui identitasnya berdalih bepergian ke arah Pantai Anyer lantaran ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

“Kalau ada keluarganya yang meninggal gimana, enggak bisa pulang?” kata penumpang perempuan dari dalam mobil, makanya istiqfar bukan malah mengamuk katanya ada keluarga yang meniggal  Kata petugas wanita yang diminta putar balik  Minggu (16/5).

Sementara itu Kepala Pos Pemagaman Sinpang tiga Jalan Lingkar Selatan Ciwandan AKP Ali Rachman mengatakan kebijakan memutar balik kendaraan berdasarkan instruksi Gubernur yang menutup sementara destinasi wisata di Banten.

Dan terkait adanya pengendara yang memaksa lewat, Ali mengatakan sempat ada protes dan setelah diberi pengertian, akhirnya pengendara mau diputarbalik.

“Tadi ada yang melawan kita coba sampaikan menunjukkan identitas diri, mungkin saja tinggal wilayah Anyer. Tapi tidak bisa menunjukkan, jadi kita putar balik. Tadi ada sedikit cekcok, kita kasih masukan baik baik akhirnya mau diputarbalik. Kita kedepankan persuasif,” ujar Ali.

BACA JUGA:  RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 5.812 Pasien Covid-19, Nyaris Penuh